Bandung 'Guyur' 80 Ton Beras Jelang Bulan Ramadhan

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna
Sumber :
  • Adi Suparman (Bandung)

Sementara itu, Siti Suryati, salah satu warga Antapani yang memperoleh antrean pertama mengaku mengetahui informasi operasi pasar di media sosial Kecamatan Antapani.

img_title Mendagri Peringati Potensi Lonjakan Harga Pangan, Terutama Beras hingga Telur

"Saya dari 06.30 WIB sudah di Gasmin karena memang biasa olahraga pagi. Setelah itu langsung ambil antrean. Alhamdulillah bisa kebagian beras," ucap Siti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku senang dengan adanya program tersebut. Sebab, beras yang biasa ia beli harganya tengah melangit dari Rp12.000 menjadi Rp14.000 per kilogram.

img_title Resep Minuman Detox Selama Ramadan ala dr Zaidul Akbar, Cukup Pakai 3 Bahan!

"Ini sangat membantu saya. Berasnya juga bagus meski harganya murah. Beras yang biasa saya beli sekarang sudah naik jadi Rp14.000 per kilogram, tapi kualitasnya tidak terlalu bagus," ungkapnya.

Ia berharap, program seperti ini semakin sering diadakan pemerintah. Tak hanya berupa beras, tapi juga sembako lainnya. "Semoga bisa sering-sering ya. Bukan cuma beras, nanti mah bisa minyak goreng juga. Soalnya lagi susah cari minyak goreng sekarang," terangnya

img_title Harga Beras Premium Naik saat Bukan Musim Panen, Ini Pemicunya
Konferensi Pers terkait produksi dan ketersediaan pangan dan kestabilan harga yang digelar Pemprov Sumut.

Cetak Surplus Beras 27.633 Ton, Sumut Genjot Kawasan Pertanian Unggulan

Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan surplus beras 27.633 ton pada Oktober 2026. Selain beras, sejumlah komoditas hortikultura juga mencatat produksi yang cukup baik.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut