Peruri Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Siber Nasional

Peruri tunjukkan pengamanan pada uang rupiah
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

Jakarta – Peruri bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) meluncurkan Peruri-Computer Security Incident Response Team (Peruri-CSIRT), guna mengantisipasi dampak perkembangan teknologi dan memperkuat keamanan siber nasional.

img_title Makin Memanas! Houthi Klaim Arab Saudi Lancarkan 26 Serangan dalam 24 Jam

Direktur SDM, Teknologi, dan Informasi Peruri, Gandung Anggoro Murdani mengatakan, langkah ini dilakukan karena keamanan siber (cyber security) merupakan salah satu pondasi utama, dalam menjaga keamanan dan keterhubungan seluruh sistem digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setiap tahun ancaman keamanan dunia siber terus bertambah. Untuk menghadapi tren tersebut, CSIRT harus selalu tanggap terhadap ancaman siber, sebagai bentuk kesiapsiagaan dan penguatan keamanan siber dalam pengelolaan sistem elektronik," kata Gandung dalam keterangannya, Selasa, 4 Juli 2023.

img_title Arab Saudi dan Houthi Saling Serang, 5 Orang Tewas Termasuk 3 Anak-anak

(Foto Ilustrasi) Peruri tunjukkan perangkat pengamanan pada uang kertas rupiah

Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

Dia menjelaskan, pembentukan Peruri-CSIRT ini merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden Republik Indonesia, dalam pidatonya pada pembukaan KTT G20 tahun 2022. Di mana, ada tiga hal yang menjadi fokus transformasi digital, yakni kesetaraan akses digital, literasi digital, dan lingkungan digital yang aman.

img_title Pemkab Merauke Dorong Pembangunan Berbasis Data Wilayah Adat

Karenanya, pengelolaan Peruri-CSIRT ini diharapkan mampu mendeteksi, melindungi, dan merespons serangan siber, guna menjaga integritas data dan melindungi infrastruktur teknologi informasi.

"Serta meminimalkan kerugian yang mungkin timbul akibat serangan siber, dan mengamankan kelangsungan bisnis perusahaan," ujarnya.

Saat ini, Peruri sudah mulai masuk ke bisnis security digital. Karena nyatanya ancaman kejahatan siber dan penyalahgunaan data, dapat berdampak serius terhadap kepentingan umum, pelayanan publik, serta perekenomian nasional.

Inisiatif Peruri-CSIRT itu sendiri telah diinisiasi sejak Juni 2022, melalui program asistensi dan pengukuran Cyber Security Maturity (CSM) serta pengukuran INDI 4.0 Readiness Index bidang Keamanan Siber. Gandung menegaskan, pembentukan Peruri-CSIRT merupakan hal yang sangat relevan, mengingat tuntutan transformasi digital menjadi suatu keniscayaan sementara di sisi lain beragam serangan siber juga semakin meningkat.

Peruri tunjukkan pengamanan pada uang rupiah

Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua lini harus peduli dan 'aware' dengan keamanan siber, agar digitalisasi dalam mewujudkan 'good governance' dan digitalisasi layanan publik dapat berhasil serta mampu memberikan kepuasan kepada seluruh stakeholders," ujarnya.

Sebagai informasi, Armada Peruri-CSIRT merupakan tim terpadu dari Divisi Teknologi Informasi dan Strategic Business Unit Digital, dengan posko yang berada di ITOC (IT Operation Center) Karawang dan Digital Command Center di Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut