BPJS Kesehatan Catat Pendapatan Rp 144 Triliun di 2022

BPJS Kesehatan/Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

Jakarta – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti memaparkan, pihaknya berhasil mencatat pendapatan mencapai sebesar Rp 144,04 triliun pada tahun 2022.

img_title Satya JKN Awards 2026: Bukti Badan Usaha Peduli Pekerja

"Pendapatan tersebut naik dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp 143,3 triliun," kata Ghufron dalam Public Expose di kantornya, Selasa, 18 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia merinci, sebesar Rp 59,9 triliun berasal dari Penerima Bantuan Iuran (PBI), dan dari non-PBI sebesar Rp 80,3 triliun. Kemudian, Iuran PBI yang berasal APBN yakni sebesar Rp 46 triliun, dan dari APBD mencapai sebesar Rp 13,9 triliun.

img_title RS Mitra BPJS Kesehatan Bertambah, Peserta JKN Kian Mudah Jangkau Faskes

"Uangnya dari PBI Rp 59,9 triliun, dan dari non-PBI, ini yang bukan orang miskin, yakni Rp 80,3 triliun. Jadi uangnya dari mana? Uangnya banyak dari orang bukan miskin atau non-PBI," ujarnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti.

Photo :
  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya.

img_title BPJS Kesehatan Buka Suara soal Kabar Penonaktifan PBI JK

Dia menyampaikan, per tanggal 31 Desember 2022, terdapat 502,9 juta kunjungan pelayanan kesehatan. Hal itu termasuk kunjungan sakit dan kunjungan sehat, atau setara dengan 1,4 juta kunjungan per hari.

"Upaya pemanfaatan skrining kesehatan di sepanjang tahun 2022 totalnya mencapai 15,5 juta pemanfaatan skrining," kata Ghufron.

Dia menambahkan, pada tahun 2022, jumlah peserta JKN tercatat sebesar 248.771.083 jiwa, atau naik dibanding tahun 2021 yang mencapai 235.719.262 jiwa.

Ghufron menyebut, capaian ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi BPJS Kesehatan, karena jumlah cakupan kepesertaan ini berhasil dicapai hanya dalam kurun waktu sekitar 10 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peningkatan jumlah peserta JKN ini juga diiringi dengan pertumbuhan mitra fasilitas kesehatan. Pada 2022, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 2.963 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL)," ujarnya.

Sesjamdatun Kejagung Sila Haholongan Pulungan saat memberikan kata sambutan di acara Satya JKN Awards 2026 Jumat (30/10)

Kejagung: Keberhasilan JKN Bukan Ditentukan Sanksi, Tapi Kepatuhan Berlanjut dan Perlindungan Nyata Pekerja

Kejagung melalui Sesjamdatun Kejagung, Sila Haholongan Pulungan jelaskan, bahwa keberhasilan program JKN tidak ditentukan dari banyaknya sanksi yang dijatuhkan

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut