Negara ASEAN Kumpulkan Rp 269 Miliar Guna Antisipasi Pandemi

Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Elon Musk.
Sumber :
  • Kemkes

Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, negara-negara di ASEAN berhasil mengumpulkan ASEAN Response Fund atau Dana Pandemi ASEAN sebesar US$17,7 juta atau Rp 269 miliar (asumsi kurs Rp 15.252 per dolar AS).

img_title Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Budi mengatakan, dari dana yang sudah terkumpul itu sebagian telah digunakan untuk membeli vaksin sebagai respons atas pandemi COVID-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin itu sudah ada untuk COVID-19 ASEAN Fund for COVID-19 itu sekitar US$17,7 juta, kemarin sudah dipakai sebagai untuk vaksin," kata Menkes di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis, 24 Agustus 2023.

img_title Daftar 25 Klub Terbaik ASEAN 2026: Persib Tembus 3 Besar, Persija Nomor Berapa?

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, The Interview

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Adapun dari dana yang terkumpul itu masih tersisa sebesar US$10 juta. Menkes mengatakan, dari sisa dana itu akan diperluas untuk menghadapi jika ada pandemi selanjutnya

img_title Ignasius Jonan Tantang Singapura dan Malaysia Ikut Tangani Karhutla, Singgung Kerja Sama ASEAN

"Ini kan hanya khusus untuk COVID, nah sekarang di meeting ini kita usulkan agar sisa uangnya di expand jadi bukan hanya untuk COVID. Tapi bisa juga untuk future pandemi," jelas dia.

Sebelumnya, pada pertemuan ASEAN yang dilakukan pada Maret 2023 di Bali, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu mengungkapkan bahwa dana yang sudah terkumpul US$15 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diketahui, untuk negara-negara yang tergabung dalam ASEAN diantaranya Indonesia, Vietnam, Thailand, Singapura, Filipina, Myanmar, Malaysia, Laos, Kamboja, dan Brunei Darussalam.

Ilustrasi penggunaan dry ice untuk urai asap karhutla

Malaysia Tetap Tuntut Indonesia soal Kabut Asap, Meski Akui Hubungan Baik Kedua Negara

Malaysia tetap menuntut Indonesia menangani kabut asap lintas batas dan akan membawa persoalan karhutla ke pertemuan ASEAN di Filipina pada November 2026.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut