Transformasi Pertamina Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Holding mempunyai kewajiban menjalankan fungsi integrasi, baik itu integrator bisnis dan integrator operasional.
Holding harus memastikan proses bisnisnya melalui fungsi integrator bisnis yang menomorsatukan memenuhi penugasan public service obligation (PSO) bukan sekedar mengejar keuntungan dan efisiensi.
Sedangkan fungsi integrator operasional holding memastikan ketersediaan, harga dan tepat sasaran BBM bersubsidi dengan menggunakan teknologi digitalisasi online realtime.
Jajaran top manajemen Pertamina yang di komandoi Nicke Widyawati telah menerapkan betapa pentingnya melakukan pendekatan transformasi pada "people, procces, and technology" dalam artian pimpinan dapat gambaran utuh dan komplit dan di iringi dengan mengembangkan segala kemampuan yang ada untuk fokus mendukung pilihan strategi-strategi organisasi yang menyentuh 6 dimensi, seperti, "mission, insight, integration, procceses, technology and talent." telah membawa Pertamina bertransformasi ke arah yang tepat.
Kunci keberhasilan transformasi Pertamina, soliditas top manajemen yang dapat mengkomunikasikan visi dan nilai perubahan, kebaruan dan terobosan kepada seluruh organisasi dalam proses tranformasi.Â
Technology leadership dan inovasi bisnis model, dalam satu tahun Pertamina mempunyai hampir 400 proyek investasi yang terkait dengan pengembangan teknologi dan inovasi bisnis selain memberikan profit juga sekaligus meningkatkan kualitas, produktivitas dan efisiensi.
Birokrasi pengambilan keputusan yang lebih sederhana dengan ada subholding, keputusan bisa diambil di masing-masing entitas subholding. Â Seperti contoh proses keputusan investasi yang sebelumnya perlu 9 langkah prosedur kini cukup hanya dengan 2 langkah prosedur keputusan.
Transisi Energi Transformasi Berkesinambungan
Strategi Pertamina untuk menjalankan kebijakan transisi energi dari bahan bakar fosil menjadi sumber energi baru dan terbarukan (EBT) atau New and Renewable Energy (NRE) adalah bagian penting selanjutnya dari seluruh proses transformasi perusahaan.
Transisi energi ini bagi Pertamina selain untuk memenuhi komitmen pengurangan emisi pada saat bersamaan adalah peluang untuk mengembangkan inovasi bisnis model baru, yaitu bisnis green and clean  energy
Selain hal diatas, upaya Pertamina dalam dekarbonisasi ini sangat penting karena sebagai bagian dari masyarakat dunia, Pertamina perlu ikut berperan aktif  dan bertanggung jawab untuk memperlambat perubahan iklim  dan pemanasan global yang semakin hari semakin dirasakan dampak buruknya untuk generasi hari ini.Â