Harga Referensi CPO hingga Biji Kakao Naik Periode Oktober 2023

Minyak kelapa sawit (CPO). (Ilustrasi)
Sumber :
  • R Jihad Akbar/VIVAnews.

Jakarta –  Harga Referensi produk minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit periode 1–15 Oktober 2023 sebesar US$827,37 per metrik ton. Nilai itu naik US$28,54 atau 3,57 persen dari Harga Referensi CPO periode 16-30 September 2023.

img_title Daftar Harga iPhone Terbaru November 2026 Berubah, Cek Model yang Naik dan Turun di Sini!

Adapun penetapan Harga Referensi CPO tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1698 Tahun 2023, tentang Harga Referensi Crude Palm Oil yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini, harga referensi CPO meningkat menjauhi ambang batas yang sebesar US$680/MT. Untuk itu, merujuk pada PMK yang berlaku saat ini, pemerintah mengenakan bea keluar CPO sebesar USD 33/MT dan pungutan ekspor CPO sebesar US$85/MT untuk periode 1-15 Oktober 2023,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso dalam keterangannya dikuti Minggu 1 Oktober 2023.

img_title Xiaomi Redmi M100 Pro vs Samsung Galaxy A55 5G, Duel HP Mid-Range yang Bikin Calon Pembeli Penasaran

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit.

Photo :
  • Dok. Istimewa

Budi menjelaskan, peningkatan Harga Referensi CPO dipengaruhi beberapa faktor diantaranya adanya peningkatan permintaan yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi. Serta kenaikan harga minyak nabati lainnya.

img_title Harley-Davidson Bikin Mesin 350cc, Harga Motor Bakal Lebih Murah?

Sementara itu, Harga Referensi biji kakao periode Oktober 2023 ditetapkan sebesar US$3.622,88/MT, meningkat sebesar US$183,16 atau 5,32 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini berdampak pada peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada Oktober 2023 menjadi US$3.307/MT, naik US$178 atau 5,7 persen dari periode sebelumnya.

Peningkatan harga ini berdampak pada BK biji kakao, yaitu menjadi sebesar 15 persen sesuai Kolom 4 Lampiran Huruf B pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39/PMK/0.10/2022 jo.Nomor 71 Tahun 2023.

"Peningkatan Harga Referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi adanya penurunan produksi biji kakao di wilayah Afrika sebagai sentra produsen kakao dunia, akibat kekeringan sebagai dampak dari El Nino. Dan penyakit busuk buah serta melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat dan poundsterling Inggris," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kakao Bali

Photo :
  • istimewa

Di sisi lain, terang Budi, HPE produk kulit periode Oktober 2023 tidak berubah dari bulan sebelumnya. Sedangkan HPE produk kayu periode Oktober 2023 meningkat pada beberapa jenis kayu yaitu kayu gergajian dengan luas penampang 1.000 mm2 s.d. 4.000 mm2 dari jenis rimba campuran, sortimen lainnya jenis jati dan sortimen lainnya dari hutan tanaman jenis sengon.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut