Sri Mulyani: Tantangan Ekonomi Dunia Semakin Kompleks

Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI
Sumber :
  • Tv Parlemen

Jakarta –  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, tantangan perekonomian global saat ini semakin kompleks. Hal itu dikatakannya saat menghadiri agenda Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) sebagai wakil Indonesia pada rangkaian Finance Ministers Meeting. 

img_title Bill Gates Peringatkan Dampak AI, Ekonomi dan Kehidupan Bisa Berubah dalam 20 Tahun ke Depan

Sri Mulyani mengatakan, dalam kesempatan itu, tercatat 21 Menteri Keuangan negara anggota APEC turut hadir pada diskusi tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Saya sampaikan beberapa hal pada kesempatan kali ini, utamanya terkait tantangan perekonomian global yang semakin kompleks. Salah satunya adalah kondisi higher for longer yang semakin merosotkan posisi fiskal beberapa negara,” ujar Sri Mulyani dalam keterangannya Senin, 13 November 2023. 

img_title Teknologi Pengolahan Sampah Langsung di Sumbernya Bisa Jadi Kunci Ekonomi Sirkular

Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa keluarnya kebijakan-kebijakan terkait isu perubahan iklim dapat memicu crowding out secara global. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Photo :
  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya

img_title Prabowo Dorong Desa Jadi Sumber Kekuatan Ekonomi Nasional

"Kebutuhan pembiayaan yang masif ini berpotensi memberikan tekanan yang besar pada pasar dan berujung pada meningkatnya suku bunga, dan berujung pada meningkatnya tekanan terkait pembiayaan pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia di dalamnya," ujarnya. 

Menghadapi segala dinamika global ini, menkeu juga menyambut kebijakan fiskal yang matang dan bijaksana sangatlah penting. Selain itu, saat-saat penuh tantangan seperti ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan beragam reformasi struktural.

Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Diketahui, pada tahun 2021 Indonesia telah mengesahkan dua undang-undang penting, yaitu mengenai reformasi perpajakan dan hubungan keuangan pusat dan daerah.

Selain itu, APBN juga menjadi katalisator upaya-upaya mempercepat transformasi perekonomian. Menaruh fokus investasi pada infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi contohnya. Menurutnya, ini merupakan contoh upaya menyelesaikan beragam isu-isu pembangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Diskusi pagi ini pun berlangsung hangat di tengah udara San Fransisco yang cukup dingin. Semoga melalui diskusi ini dan beragam rangkaian agenda APEC ke depan, kita semua dapat menemukan solusi bersama dalam menghadapi beragam tantangan dunia..!” pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid

Nurdin Halid: Operasionalisasi Kopdes Merah Putih Harus Berbasis Kedaulatan Ekonomi Rakyat

Nurdin mengingatkan agar Kopdes Merah Putih tidak dijadikan sekadar perpanjangan tangan korporasi kaku, melainkan menjadi wadah penguat ekonomi rakyat.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut