Ombudsman Minta Pemerintah Hapus HET Beras, Ini Alasannya

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika
Sumber :
  • VIVA/Andrew Tito

Jakarta – Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menilai, pemerintah perlu menghapus Harga Eceran Tertinggi (HET) pada komoditas beras. Sebab HET itu tidak pernah terwujud pada beras lainnya, kecuali beras medium. 

img_title Bulog Bongkar Modus Oplos Beras SPHP: Pesan 4 Ton Lalu Dikemas Ulang Jadi 50 Kg

"HET yang mulai diberlakukan sejak tahun 2017 sampai sekarang itu nggak pernah terwujud terkecuali di beras medium," kata Yeka di kantor Ombudsman RI, Jumat, 17 November 2023. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berpendapat, disparitas harga pada beras sangat lebar. Sehingga harga beras premium di pasar tradisional melebihi HET yang sudah ditetapkan. Menurutnya juga, di pasaran tidak ada kategori beras medium. 

img_title Imbas Kasus Dugaan Oplos Beras SPHP, Mentan Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas

"Di pasaran tidak ada beras medium itu, adanya beras harga Rp 10 ribu Rp 11 ribu. Yang medium yang mana? Kalau premium kan berasnya bagus," jelasnya. 

Ilustrasi harga beras.

Photo :
  • VIVA/Anisa Aulia

img_title Perang Mafia Pangan Berlanjut, Mentan Amran Temukan Dugaan 600 Ton Beras Subsidi Dioplos Jadi Beras Premium

"Jadi pendeteksian beras medium itu yang juga jadi persoalan, jadi HET menurut Ombudsman tidak perlu terwujud," sambungnya. 

Yeka melanjutkan, saat harga beras sedang stabil masyarakat tidak memperhatikan HET beras. Namun, ketika harga beras sedang mahal baru mendapatkan perhatian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi persoalannya menurut saya, jangan pemerintah memaksakan sebuah regulasi yang tidak bisa dilaksanakan. Kalau memang itu harga acuan ya biarkan saja itu menjadi harga acuan," imbuhnya.

Mentan Amran Sulaiman

Mentan Amran Minta Pengoplos Beras SPHP Diberi Hukuman Mati

Mentan Amran Sulaiman meminta pelaku dugaan pengoplosan beras beras SPHP menjadi premium ditindak tegas karena praktik tersebut mengancam tata kelola pangan nasional

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut