Keperkasaan Rupiah Pagi Ini Diproyeksi Bertahan Sepanjang Hari

Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot menguat pada perdagangan Selasa pagi, 21 November 2023. Rupiah menguat sebesar 30 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp 15.415 per dolar AS.

img_title Rupiah Makin Anjlok ke Rp 17.876 saat Pasar Soroti Bursa Komoditas RI dan Potensi Kenaikan BI Rate

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 15.419 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bakal menguat pada hari ini. Hal itu dipicu oleh ekspektasi suku bunga the Fed.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Cenderung Sideways Jelang Rilis RDG BI, Bursa Asia & Wall Street Menguat

Rupiah melemah terhadap dolar AS.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa

"Ekspektasi bahwa suku bunga acuan The Fed akan mencapai puncaknya semakin meningkat, dan mendorong pelemahan dolar AS," kata Josua saat dihubungi VIVA Bisnis Selasa, 21 November 2023.

img_title BI Sebut Geopolitik Timur Tengah & Lonjakan Harga Minyak Jadi Biang Kerok Pelemahan Rupiah

Josua menjelaskan, ekspektasi ini didorong oleh melemahnya Conf Board Leading Index AS, yang turun lebih dalam ke -0,8 persen dari sebelumnya -0,7 persen. Serta  lebih rendah dari perkiraan -0,7 persen.

"Data tersebut mengisyaratkan indikator ekonomi AS yang lebih lemah," terangnya.

Rupiah Melemah

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Selain itu terang Josua, dari salah satu satu pernyataan resmi The Fed mengenai kemungkinan Fed Funds Rate akan mencapai puncaknya. Mendorong investor beralih ke aset-aset berisiko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nilai uang rupiah diperkirakan akan berada di rentang Rp 15.375-Rp 15.475," ujarnya.

Gedung Bank Indonesia.

BI Umumkan Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Tetap Sah sebagai Alat Pembayaran

BI menyampaikan, uang rupiah tahun cetak 2026 bertanda tangan mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, tetap berlaku dan sah digunakan sebagai alat pembayaran.

img_title
VIVA.co.id
22 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut