Neraca Pembayaran RI Kuartal III-2023 Defisit US$1,5 Miliar

Gedung Bank Indonesia.
Sumber :
  • VIVA/Andry Daud

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III-2023 defisit US$1,5 miliar. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan defisit pada kuartal sebelumnya yang sebesar US$7,4 miliar.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.731 di Tengah Optimisme Pertumbuhan Ekonomi dan Pengelolaan APBN oleh Suahasil

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan bahwa kinerja NPI masih membaik di tengah meningkatnya ketidakpastian di perekonomian global. Perbaikan signifikan itu tercatat dari defisit US$1,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi tersebut ditopang oleh defisit neraca transaksi berjalan dan transaksi modal dan finansial yang membaik," kata Erwin dalam keterangannya Selasa, 21 November 2023.

img_title Bank Muamalat Catat Transaksi Isi Ulang Kartu Elektronik Naik 180,52 Persen

Penghargaan dari Bank Indonesia

Photo :
  • Topremit

Erwin menjelaskan, dengan perkembangan tersebut maka posisi cadangan devisa pada akhir September tercatat tetap tinggi sebesar US$134,9 miliar. Jumlah itu setara dengan pembiayaan 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

img_title Strategi Bank BSN Bidik Rantai Ekonomi Umrah

"Neraca transaksi berjalan membaik ditopang oleh perbaikan kinerja neraca perdagangan barang dan jasa yang tetap solid," jelasnya.

Erwin mengatakan, pada kuartal III-2023 transaksi berjalan mencatat defisit US$0,9 miliar atau 0,2 persen dari PDB. Angka itu jauh menurun dibandingkan dengan defisit US$2,2 miliar pada kuartal sebelumnya.

Selain itu terang Erwin, transaksi modal dan finansial juga membaik di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat. Transaksi modal dan finansial pada kuartal III-2023 mencatat defisit US$0,3 miliar, atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan defisit US$4,8 pada kuartal sebelumnya.

Ilustrasi transaksi pembayaran melalui berbagai sistem Anjungan Tunai Mandiri atau debit, uang elektronik, sampai dengan kartu kredit.

Photo :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

"Rendahnya defisit transaksi modal dan finansial ini didukung oleh berlanjutnya investasi langsung sebagai cerminan dari tetap terjaganya persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi domestik," jelasnya.

Dengan demikian, Erwin mengatakan bahwa kinerja NPI pada kuartal III-2023 itu mampu terus menopang ketahanan eksternal Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat mempengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan yang erat dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal," imbuhnya.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan data realisasi APBN per 31 Agustus

APBN Defisit Rp 240,1 triliun per Agustus 2026, Begini Rinciannya

Menkeu Suahasil Nazara melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencetak defisit sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut