Daftar Harga Pangan 27 Desember 2023: Beras hingga Cabai Rawit Naik

Ilustrasi harga pangan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Jakarta – Harga komoditas pangan mayoritas terpantau mengalami kenaikan usai perayaan Natal 2023. Beberapa komoditas itu di antaranya beras, bawang, cabai rawit merah, daging, telur ayam, gula konsumsi, dan minyak goreng kemasan.

img_title Polri Bongkar Beras Fortifikasi Palsu, 5 Merek Ini Diduga Tak Sesuai Kandungan Gizi di Kemasan

Berdasarkan panel harga pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) Rabu, 27 Desember 2023 pukul 11.37 WIB, harga beras premium naik Rp 130 menjadi Rp 15.070 per kilogram (kg). Kemudian beras medium tercatat naik Rp 90 menjadi Rp 13.240 per kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juga harga komoditas bawang putih bonggol naik Rp 530 menjadi Rp 37.850 per kg. Serta untuk harga bawang merah naik Rp 710 menjadi Rp 35.490 per kg.

img_title Harga Pangan Hari Ini Senin, 19 Oktober 2026, Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu

Ilustrasi barang pangan pendorong inflasi.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Sedangkan harga cabai merah keriting turun Rp 1.250 menjadi Rp 56.110 per kg. Namun, harga komoditas cabai rawit merah naik Rp 1.560 menjadi Rp 81.660 per kg.

img_title Anggota Wantimpres Desak APH Sikat Mafia Pangan, Bamsoet Singgung Modus Baru Pemain Beras

Adapun harga daging sapi murni naik Rp 1.300 menjadi Rp 135.700 per kg. Dan harga daging ayam ras naik Rp 250 menjadi Rp 35.510 per kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pun, harga komoditas telur ayam ras naik Rp 110 menjadi Rp 28.270 per kg. Dan harga gula konsumsi naik Rp 60 menjadi Rp 17.360 per kg. Selanjutnya, harga komoditas minyak goreng kemasan sederhana naik Rp 140 menjadi Rp 17.420 per liter. Sementara harga minyak goreng curah turun Rp 20 menjadi Rp 14.670 per liter.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol Suhasto, (tengah)

Beras Fortifikasi Palsu Bikin Rugi Rp89 Triliun, Dijual hingga Rp57 Ribu per Kg

Peredaran beras fortifikasi palsu di Indonesia, diperkirakan menimbulkan kerugian perekonomian dengan angka yang fantastis yakni hingga Rp89 triliun.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut