Heboh Beras SPHP Ditempel Stiker Prabowo-Gibran, Bos Bulog Buka Suara

Dirut Perum Bulog Bayu Krishnamurti.
Sumber :
  • Foto: Dok Antara

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi buka suara soal heboh beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang ditempeli stiker foto paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

img_title Pasang Target Rebut Kursi DPR RI dari Kepri, Ahmad Ali Minta Kader PSI Bergerak

Bayu mengatakan, terkait beras SPHP sangat mudah didapatkan oleh siapapun. Sebab, Bulog bekerja sama dengan berbagai jaringan untuk mendistribusikan beras itu kepada masyarakat.

"Beras SPHP sangat mudah didapatkan, karena Bulog bekerja sama dengan berbagai jaringan distributor sampai ke retail modern agar masyarakat gampang untuk mengakses beras tersebut," ujar Bayu saat dihubungi VIVA Kamis, 25 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paslon nomor 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming

Photo :
  • Istimewa

img_title Survei Voxpol: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tertinggi di NTB-NTT dan Bali


Adapun beras SPHP itu diberikan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Sehingga setelah beras itu dibeli, Bulog menegaskan tidak bisa mengatur untuk apa beras itu.

"Setelah beras dibeli oleh masyarakat Bulog tidak dapat mengatur apa yg akan dilakukan masyarakat atas beras itu. Dari Bulog tidak ada atribut politik apapun," terangnya.

Adapun dari foto yang beredar di media sosial X alias Twitter, tampak beras SPHP ditempeli stiker Prabowo-Gibran. Netizen pun menyoroti soal beras yang didistribusikan oleh Bulog itu.

img_title Beras Fortifikasi Palsu Bikin Rugi Rp89 Triliun, Dijual hingga Rp57 Ribu per Kg

"Melanggar konstitusi sudah, melanggar aturan debat sudah, melanggar netralitas aparat sudah, melanggar integritas sebagai pejabat sudah, Sekarang pakai beras Bulog untuk kampanye juga," tulis @Miduk17.
 

Konferensi Pers terkait produksi dan ketersediaan pangan dan kestabilan harga yang digelar Pemprov Sumut.

Cetak Surplus Beras 27.633 Ton, Sumut Genjot Kawasan Pertanian Unggulan

Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan surplus beras 27.633 ton pada Oktober 2026. Selain beras, sejumlah komoditas hortikultura juga mencatat produksi yang cukup baik.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut