Pemerintah Putuskan Impor 145.251 Ton Daging Sapi pada 2024
Lebih lanjut Arief menegaskan, terkait dengan adanya dugaan pemangkasan volume impor daging lembu seperti diberitakan media. Dia memastikan bahwa pihaknya sudah berada dalam koridor proses bisnis yang dibangun dalam penyusunan neraca komoditas.
Arief menambahkan bahwa neraca komoditas tersebut akan di review setiap 3 bulan. Sehingga jika di kemudian hari perlu ditambah, akan disesuaikan kembali.
“Apa yang diisukan berupa pemangkasan volume kuota impor daging lembu itu tidaklah benar. Sebab Neraca Komoditas by system yang dibahas secara bersama dengan Kemenko Perekonomian, Kemendag (Kementerian Perdagangan), Kementan (Kementerian Pertanian), Kemenperin (Kementerian Perindustrian), dan stakeholder lain. Saya sampaikan bahwa Badan Pangan Nasional itu sebagai verifikator volume rencana kebutuhan impor daging lembu untuk konsumsi reguler,” imbuhnya.