Syarat Pengajuan PLTS Atap Dipermudah, Simak Aturan Terbarunya

Ilustrasi pemasangan PLTS Atap.
Sumber :
  • Dok. Pertamina NRE

Jakarta – Plt Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu memastikan, saat ini Pemerintah telah mempermudah syarat bagi para unit usaha untuk mengajukan PLTS Atap.

img_title Berharap Keluar dari Ketertinggalan Ekstrem, Buka Ceritakan Kondisi Terkini Dusun Baturangin

Yakni melalui aplikasi Sistem Pelayanan dan Pelaporan Terintegrasi PLTS Atap (SIMANTAP), yang disediakan khusus untuk pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Untuk Kepentingan Umum (IUPTLU) Non-PLN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapannya aplikasi ini bisa mempercepat implementasi program PLTS Atap, supaya dapat berjalan dengan baik dan transparan," kata Jisman dalam Sosialisasi Permen ESDM No. 2/2024 di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024.

img_title Pemerintah Incar Bus Ikut Disetrum Mulai 2027

Plt. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, dalam Sosialisasi Permen ESDM No. 2/2024 di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024.

Photo :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

"Apalagi ke depannya SIMANTAP juga akan bersinergi dengan aplikasi milik PLN," ujarnya menambahkan.

img_title Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, Bekal Hadapi Tantangan Global

Jisman berharap, Permen ESDM No. 2 Tahun 2024 tentang PLTS Atap yang disosialisasikan hari ini, dapat memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat dan kalangan industri untuk memasang PLTS Atap.

"Melalui upaya percepatan dan peningkatan efisiensi dalam implementasi regulasi PLTS Atap, kita dapat meraih keberhasilan yang lebih besar dalam mencapai target energi terbarukan kita," ujarnya.

Resmikan PLTS Atap Unit Usaha BNBR-KTB Wujudkan Industri Hijau

Photo :
  • VIVA

Diketahui, saat ini Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) tengah merumuskan kuota pengembangan sistem PLTS atap, untuk periode 2024-2028. Setelah Permen ESDM No. 2 Tahun 2024 tentang PLTS Atap diteken pada akhir Januari 2024 lalu, pemegang IUPTLU bersama Kementerian ESDM harus merumuskan kuota, paling lambat 3 bulan sejak Permen No. 2 Tahun 2024 itu resmi diundangkan.  

Berikut poin-poin penting yang diatur dalam Permen ESDM No. 2 Tahun 2024:

1. Pengajuan pemasangan PLTS Atap dua kali dalam setahun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasal 14 ayat 2 dari beleid terbaru ini menetapkan, periode pendaftaran PLTS Atap berlangsung dua kali dalam setahun, yakni setiap bulan Januari dan Juli. Calon Pelanggan PLTS Atap harus mengajukan permohonan pembangunan dan pemasangan sistem PLTS Atap kepada Pemegang IUPTLU, dengan tembusan kepada Direktur Jenderal EBTKE dan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan.

Pengajuan permohonan disampaikan dalam jangka waktu paling lama 1 bulan, sejak publikasi kuota pengembangan sistem PLTS Atap berdasarkan clustering. Permohonan dianggap disetujui jika tidak ada pemberitahuan penolakan dalam jangka waktu paling lambat 30 hari kalender, sejak batas permohonan berakhir.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut