Investor Cermati Data Cadangan Devisa hingga Rilis Kinerja Emiten, IHSG Diproyeksi Menguat

Pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVAnews/M Ali Wafa

Jakarta – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 24 poin atau 0,33 Persen di level 7.398, pada pembukaan perdagangan Jumat, 8 Maret 2024.

img_title IHSG Sempat Anjlok saat Pembukaan, Berbalik Menguat ke 5.409 pada Perdagangan Selasa

Chief Executive Officer (CEO) PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi bahwa IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini IHSG berpotensi lanjutkan kenaikan," kata William dalam riset hariannya, Jumat, 8 Maret 2024.

img_title Bos BEI Siapkan Strategi Baru untuk Menghukum Saham Gorengan, Investigasi akan Dibuka ke Publik

Dia menjelaskan, pada akhir pekan pergerakan IHSG terlihat masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendeknya, setelah berhasil menggeser rentang konsolidasinya ke arah yang lebih baik.

Ilustrasi IHSG.

Photo :
  • VIVA/Muhamad Solihin

img_title Dorong Pengembangan Industri Hilir Nikel, Danantara Buka Peluang Mitra Strategis

"Beberapa faktor yang dapat menopang pergerakan IHSG hingga saat ini di antaranya musim rilis kinerja emiten, yang menjadi salah satu faktor yang menopang pola gerak IHSG saat ini," ujar William.

Sedangkan, lanjut William, pasca-rilis data perekonomian cadangan devisa, yang masih menunjukkan berada dalam kondisi stabil, juga menjadi salah satu faktor penopang pergerakan IHSG.

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

Photo :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

"IHSG diprediksi bergerak dalam level 7.256-7.403," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Dia juga memberikan sejumlah rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini. Di antaranya yakni ITMG, BBCA, AALI, BBNI, JSMR, ITMG, BSDE.

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG Dibuka Melemah pada Rabu Pagi, Tekanan Rupiah hingga Sentimen MSCI Jadi Perhatian Investor

IHSG dibuka turun 0,32 persen ke level 5.249 pada Rabu. Pelemahan rupiah, harga minyak Brent US$112 per barel, evaluasi MSCI, dan arus dana asing membayangi pasar.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut