Unilever Bakal PHK 7.500 Pekerja Secara Global, Ini Alasannya

Logo Unilever.
Sumber :
  • Unilever.co.uk

Jakarta – Unilever akan memangkas jumlah karyawan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 7.500 pekerja secara global dan memisahkan divisi es krimnya. Langkah ini disebut sebagai bagian dari perombakan yang bertujuan untuk menghemat sekitar 800 juta Euro atau sekitar Rp 13,6 triliun selama tiga tahun ke depan.

img_title 15 Juta Pekerja Terancam Kehilangan Mata Pencaharian Gara-Gara AI, Ini Skenario Terburuk Goldman Sachs

Unilever merupakan salah satu perusahaan barang konsumen terbesar yang mempekerjakan 128.000 orang di seluruh dunia. Seperti dilansir dari The Guardian, Kamis, 21 Maret 2024, staf Unilever akan diajak berkonsultasi mengenai rencana PHK tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan ada sejumlah PHK di kantor pusat Unilever di London, dan beberapa di unit bisnis di negara lain," kata Chief Executive Officer (CEO) Unilever Hein Schumacher.

img_title 7 Tuntutan BEM SI Kalbar Terkait Karhutla: Minta Perusahaan Bertanggung Jawab hingga Penetapan Bencana Nasional

CEO Unilever yang ditunjuk pada Januari 2023 lalu itu menguraikan, program produktivitas untuk menghasilkan penghematan biaya sekitar €800 juta selama tiga tahun ke depan itu sejalan dengan mengumumkan rencana untuk memisahkan bisnis es krimnya.

Divisi ini diketahui menghasilkan lima dari 10 merek es krim terlaris di dunia, termasuk Wall’s, Magnum, dan Ben & Jerry’s. Itu juga membuat Cornetto, Viennetta, Carte d’Or dan Breyers, yang terkenal di AS.

img_title Pabrik Sepatu di Lebak Tutup, 1.100 Karyawan di-PHK

Sentuhan Chocolatier Dalam Magnum Collection

Photo :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

Pemisahan divisi tersebut, yang memiliki pendapatan tahunan sebesar €7,9 miliar dan menyumbang 16 persen dari penjualan grup, merupakan hasil yang paling mungkin terjadi, meskipun Unilever juga mempertimbangkan opsi lain. Pihaknya memperkirakan spin-off akan selesai pada akhir tahun 2025.

Schumacher menolak mengatakan di mana bisnis es krim yang sudah dipisahkan itu akan terdaftar, dan menambahkan bahwa semua opsi sedang dipertimbangkan. Bersamaan dengan operasi pangan lainnya, perusahaan ini dikelola dari Rotterdam.

“Rute default yang kami ambil saat ini adalah pemisahan dan pencatatan terpisah untuk bisnis tersebut,” katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Magnum Hazelnut Luxe

Photo :
  • VIVA/Bimo Aria Fundrika

“Secara historis, perusahaan ini adalah perusahaan Belanda-Anglo. Kami mengelola divisi makanan dan es krim yang saat ini berada di Belanda, dan sisanya di perusahaan ini berasal dari London. Itu tidak berarti es krim akan menjadi perusahaan Belanda atau Inggris. Kami sedang mempertimbangkan semua opsi,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut