Waspada, Modus Penipuan Ini Marak Mengintai saat Ramadhan

Kepala Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan modus penipuan yang marak terjadi di bulan Ramadhan tahun ini. Salah satunya, penipuan dengan penawaran investasi imbal hasil dengan menjalankan misi-misi terkait Ramadhan.

img_title Aisar Khaled Dipolisikan! Begini Awal Mula Kasus Perjanjian Investasi Rp5,7 Miliar

Kepala Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi mengatakan, pihaknya selama bulan Ramadhan ini sudah mendapatkan aduan terkait penipuan di sektor jasa keuangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari beberapa aduan yang terjadi dari masyarakat, pertama penawaran investasi melalui aplikasi periklanan yang menawarkan imbal hasil melalui misi-misi tertentu. Terutama kalau dikaitkan dengan bulan Ramadhan misi-misi tertentu terkait itu," kata Frederica dalam konferensi pers, Selasa, 2 April 2024.

img_title Pola Pikir Investor Aset Kripto Bergeser

Ilustrasi penipuan

Photo :
  • Pixabay

Selain itu, modus penipuan di Ramadhan yakni penawaran investasi dengan menggunakan logo dari perusahaan yang berizin. Modus ini terangnya banyak ditemukan di platform media sosial. 

img_title Perizinan Tenaga Kerja Asing Dipermudah Demi Genjot Investasi, Intip Aturan Mainnya

"Penawaran investasi imbal hasil ini tetap dengan menggunakan logo atau perusahaan yang berizin. Ini banyak ditemukan platform media sosial ini seperti di Telegram ini hati-hati juga masyarakat," jelas Kiki, akrabnya disapa.

Modus penipuan lainnya, terang Kiki, yakni penawaran pinjaman atau pendanaan tanpa izin. Serta penawaran investasi dengan iming-iming investasi, dengan menyetorkan sejumlah uang dengan syarat tertentu.

Sehingga dengan itu, OJK telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi modus-modus penipuan tersebut. Salah satunya, dengan melakukan edukasi kepada masyarakat secara masif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita terus melakukan penyebaran SMS blast bekerja sama dengan Kominfo. Kita juga melakukan pemblokiran aplikasi atau situs website yang menawarkan atau melakukan kegiatan tanpa izin," imbuhnya.

Aisar Khaled.

Kronologi Aisar Khaled Dipolisikan atas Dugaan Penipuan dan TPPU

Influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Laporan tersebut dibuat oleh agensi.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut