Bank Mandiri Selektif Cairkan Paylater, Ini Pertimbangannya

Gedung Bank Mandiri
Sumber :
  • Bank Mandiri

Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri)  menegaskan senantiasa memegang asas kehati-hatian (prudent) termasuk terkait dengan bisnis BNPL yang disebut Livin' Paylater yang baru diluncurkan perseroan di akhir 2023. Pihak bank sangat selektif sebelum menawarkan layanan BNPL kepada nasabah.

img_title Orang Indonesia Ternyata Punya Kebiasaan Ini Soal Motor

SEVP Digital Banking Bank Mandiri Sunarto Xie mengungkapkan, pihaknya mengedepankan prinsip responsible lending dalam menyalurkan pinjaman melalui layanan buy now pay later (BNPL) dengan melakukan penilaian terhadap kemampuan finansial nasabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenapa kami begitu strict kepada siapa yang akan diberikan produk lending ini. Misalnya ada nasabah yang masih belum eligible, buat apa kami menawarkan itu. Saya rasa ini sangat fundamental," dalam seminar virtual di Jakarta, dikutip, Sabtu, 27 April 2024.

img_title Jangan Asal Checkout Biar Gak Nyesel! Pahami Aturan Main Pakai Paylater

Sunarto menjelaskan, penilaian kemampuan finansial dilakukan oleh Bank Mandiri dengan memanfaatkan data kebiasaan transaksi nasabah atau risk profiling. Dengan begitu, Bank Mandiri dapat mengidentifikasi dan memperkirakan kemampuan nasabah dalam melunasi pinjamannya serta menghindari risiko gagal bayar pada nasabah.

Gedung Bank Mandiri

Photo :
  • Bank Mandiri

img_title Alasan Bank Mandiri Berani Kucurkan Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Risiko Agunan Saham JARR-PGUN Disorot

"Nomor satu, semua nasabah yang tawarkan paylater, kami sudah whitelist di depan. Supaya kami juga memastikan nasabah tidak kecewa. Kalau misalnya suatu hari kami merasa nasabah itu tidak cocok, kami tidak akan menawarkan," kata dia.

Kemudian, setelah mendapatkan nasabah potensial yang masuk dalam whitelist, Sunarto mengatakan bahwa Bank Mandiri memastikan seluruh proses pengajuan dan persetujuan paylater berjalan dengan cepat. Selain itu, pihak bank memastikan limit kredit atau batas maksimal dana yang bisa dipinjam didasarkan pada risk profiling nasabah serta akan menampilkan seluruh biaya atau fee secara transparan kepada nasabah.

SEVP Digital Banking Bank Mandiri Sunarto Xie.

Photo :
  • Antara.

Bank Mandiri juga akan selalu memberikan informasi tagihan menjelang tanggal jatuh tempo pembayaran melalui notifikasi reminder serta menyediakan pembayaran dengan cara auto debet sehingga memudahkan nasabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, semua proses kami bantu nasabah untuk melakukan pengelolaan keuangan. Jangan sampai nasabah itu masuk ke status kolektibilitas (Kol) yang jelek hanya karena faktor cara kerja produk," kata Sunarto. (Ant)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

Airlangga Ungkap Penyaluran Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 Triliun, UMKM Jadi Penerima Terbesar

Menko Airlangga ungkap penyaluran Kredit Program Pemerintah mencapai Rp294,6 triliun hingga 27 Oktober 2026 dengan menjangkau 4,24 juta debitur, termasuk pelaku UMKM.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut