IMA Waspadai Sinyal Pelemahan Ekonomi RI Kuartal I-2024

Acara Puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Indonesia Marketing Association (IMA)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta - Indonesia Marketing Association (IMA) sebagai organisasi profesi pemasaran dan kewirausahaan mewanti-wanti, adanya sinyal pelemahan ekonomi di kuartal I-2024 ini. Hal ini disampaikan oleh Presiden IMA Suparno Djasmin dalam  acara puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMA. 

img_title Kunjungan Wapres Gibran ke Cilacap Dinilai Strategis Buat Pembangunan Daerah, Ini Alasannya

Suparno mengatakan, sinyal pelemahan ekonomi ini tercermin dari nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan, inflasi komoditas yang menyentuh 10 persen, koreksi pada prediksi penjualan otomotif, dan kenaikan suku bunga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kondisi ketidakpastian global dan kondisi Indonesia yang terkontraksi ini, mengingatkan kita untuk tetap waspada dan tetap bersemangat untuk meningkatkan kontribusi IMA agar bisa membantu masyarakat menghadapi era ketidakpastian ini dengan baik. Dengan mengutamakan kolaborasi dan sinergi antara empat pilar dalam IMA dan antara IMA Pusat dan Chapter,” kata Suparno dalam keterangannya Minggu, 5 Mei 2024. 

img_title Ekonom Ramal Inflasi Dunia Bertahan hingga 2027, Siap-Siap Biaya Hidup Makin Berat!

Ilustrasi grafik perekonomian (Source: https://www.istockphoto.com/id)

Photo :
  • vstory

Suparno menuturkan, IMA memiliki peran strategis untuk memajukan perekonomian Indonesia. Sehingga perlu dilakukan penguatan inklusivitas dengan mendorong kolaborasi dan sinergi dalam empat pilar anggota IMA. 

img_title PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha, Dari Ruang Belajar hingga Potensi Lokal

"Karena itu perlu memperkuat inklusivitas dengan mendorong kolaborasi dan sinergi dalam empat pilar anggota IMA yaitu pemerintah, akademisi, profesional dan pengusaha sehingga tercipta strategi pemasaran yang efektif dan strategis. Kita akan dorong terus sinergi dan kolaborasi ke empat pilar ini agar dapat tercipta hasil yang optimal," jelasnya. 

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam sambutannya meminta IMA dalam Rakernasnya, bisa terus berkontribusi dan memberikan dampak yang signifikan bagi ekonomi Indonesia. 

“Di tengah ekonomi yang melambat dan geopolitik yang belum stabil, sinergi dan kolaborasi menjadi sangat penting dan menjadi kata kunci,” ujarnya.

Menurutnya, marketing tidak hanya sekedar beriklan, tetapi yang penting adalah meningkatkan kreatifitas, membuat terobosan baru dalam memasarkan ide atau produk untuk memenangkan persaingan.

Adapun saat ini IMA didukung oleh lebih dari 6.000 anggota di seluruh Indonesia. IMA mengusung tiga inisiatif strategis yaitu peningkatan keahlian terkini di bidang pemasaran, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan mendukung Sustainable Development Goals.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri Sultan Hamengkubuwono X

Photo :
  • vstory

Di sisi lain, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa pihaknya mendukung dan mengapresiasi IMA dalam meningkatkan kompetisi para UMKM.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut