Pacu Transaksi Bisnis, Begini Strategi Indonesia Re

Direktur Teknik Operasi Indonesia Re, Delil Khairat [dok. Humas Indonesia Re]
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta - BUMN bidang jasa reasuransi, yakni PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) alias Indonesia Re, telah membangun platform digital terintegrasi yang dinamakan RIU Connect. Ini bisa dimanfaatkan bagi seluruh perusahaan asuransi yang menjadi mitra kerjanya.

img_title BMKG Ungkap Kapan Hujan Mulai Guyur Wilayah Terdampak Karhutla

Direktur Teknik Operasi Indonesia Re, Delil Khairat menjelaskan, inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi transaksi bisnis serta pertukaran data, antara cedants dan Indonesia Re melalui otomasi dan digitalisasi proses bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Implementasi Host-to-host (H2H) mengatasi painful point dalam penyelesaian administrasi bisnis yang terjadi selama ini. Hal itu mengingat interaksi, komunikasi, dan pertukaran data dilakukan melalui email atau surat-menyurat, serta melibatkan banyak proses manual," kata Delil dalam keterangannya, Jumat, 7 Juni 2024.

img_title Potensi Klaim Asuransi Akibat Karhutla di Kalteng Sebesar Rp 455,82 Juta

Ilustrasi asuransi.

Photo :
  • Istimewa

Pada hari Selasa, 4 Juni 2024 kemarin, Indonesia Re juga telah menggelar sosialisasi aplikasi host-to-host RIU Connect, bersama 70 perusahaan asuransi umum. Sosialisasi acara ini juga diisi dengan workshop dan uji coba modul treaty, dan fakultatif dari RIU Connect.

img_title El Nino Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, BMKG Ungkap Kapan Hujan Meluas di Indonesia

Pengembangan RIU Connect yang dimulai sejak 2021, berhasil membuat 9 perusahaan asuransi umum bergabung dalam pilot project tersebut pada tahun 2023. Mereka pun berkolaborasi dengan Indonesia Re, utamanya dalam pengembangan dan penguatan RIU Connect. 

"Indonesia Re ingin memfokuskan transformasi di tiga area, yakni kualitas portofolio, proses bisnis dan data, serta teknologi digital yang merupakan enabler transformasi di ketiga area tersebut," ujar Delil.

Dengan digitalisasi lewat RIU Connect, Delil mengharapkan transaksi dan administrasi reasuransi bisa dilakukan secara real time dan efisien melalui berbagai perangkat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Efektifitas dan efisiensi proses bisnis dalam industri kita ini perlu ditingkatkan. Apabila administrasinya rapih, berjalan secara digital, interconnected, serta data yang tersimpan dalam sistem sudah standardized dan well-structured, maka pengelolaan risiko akan semakin baik, akurat, dan efisien," ujarnya.

RIU Connect adalah platform digital yang dapat memfasilitasi administrasi dan transaksi antara perusahaan asuransi dan reasuransi, yang mendorong transparansi bisnis. Hal itu karena setiap transaksi, perpindahan data, dan pertukaran informasi, dapat disaksikan dan dipantau oleh semua pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut