IHSG Rawan Terkoreksi Hari Ini, Intip Saham Potensial Cuan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,24 persen ke level 7.287 pada penutupan bursa. Hasil itu menjadi acuan perkiraan potensi rawan IHSG koreksi pada perdagangan Kamis (11/07/2024).

img_title IHSG Tertahan di Level 5.000, Ini Deretan Data yang Ditunggu Investor

Analis PT MNC Sekuritas, T Herditya Wicaksana, mengatakan kenaikan IHSG ditopang munculnya volume pembelian oleh investor. Lebih lanjut, Herditya mengungkapkan ramalan IHSG diperkirakan sedang berada berada di akhir wave [v] dari wave 1 dari wave (3).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diasumsikan IHSG kemungkinan pergerakkan ke zona hijau secara terbatas bersamaan potensi terkoreksi untuk menguji area 7.000-7.160.

img_title Indonesia dan India Punya Aturan Tak Biasa soal Saham, Ini yang Diungkap BEI

Heditya mengatakan, titik support IHSG apabila terjadi penurunan maka akan menguji  di level 7.176 dan 7.090. Sementara titik resistance sebagai ambang batas uji kenaikan di angka 7.356 dan 7.396.

Berdasarkan hasil riset harian tersebut, Herditya merekomendasikan beberapa saham potensial cuan yang menarik untuk dicermati investor selama perdagangan hari ini.

img_title IHSG Anjlok ke 5.057, Banyak Emiten Berguguran Sore Ini

Rekomendasi Saham Potensial Cuan

Ilustrasi Gaji

Photo :
  • Dokumentasi HaloMoney

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 

Saham BBCA naik 0,25 persen ke level 10.100. Herditya mengungkap posisi saham BBCA sedang berada di akhir wave (v) dari wave [i]. Artinya masih memungkinkan terjadi penguatan relatif terbatas dan rawan terkoreksi untuk membentuk wave [ii].

Investor dapat melakukan buy on weaknes dengan memperhatikan harga saham pada kisaran 9.650-9.950. Target nilai diperhitungkan mampu mencapai level 10.400 dan 10.550. Sementara titik stop loss di bawah 9.450.

Ilustrasi trading saham

Photo :
  • vstory

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)

Saham MIDI melonjak 2,03 persen kel level 402 terdorong volume pembelian di bursa. Herditya mengatakan selama saham MIDI mampu mempertahankan posisi di atas rea stop loss maka diproyeksikan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c].

Investor yang tertarik dengan saham MIDI dapat memperhatikan rentang 396-400 untuk melakukan buy on weakness. Target nilai yang diberikan Herditya terhadap saham MIDI adalah 412 dan 422. Sementara titik stop loss di bawah 390.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA)

Saham SMGA ikut kinclong 1,15 persen lebih tinggi ke level 88. Herditya mengatakan saham SMGA memiliki peluang melanjutkan tren kenaikan. Lantaran saat ini, posisi SMGA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut