Rekrutmen CPNS Dibuka Awal Agustus, Bagaimana PPPK?

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas
Sumber :
  • VIVA.co.id/Destriadi Yunas Jumasani (Pontianak)

Jakarta, VIVA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengungkapkan, pemerintah akan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada pekan pertama Agustus 2024. Namun, untuk seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum akan dibuka oleh pemerintah.

img_title ASN di Papua Ditikam KKB dari Belakang, Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas mengatakan mundurnya rekrutmen CPNS pada tahun ini dikarenakan ada kementerian lembaga yang belum mengirimkan usulan formasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita nunggu, minggu pertama (Agustus) Insya Allah, mudah-mudahan ini selesai ya. Karena kemarin tinggal tiga ya, tinggal kita masih kejar terus," ujar Azwar Anas di Kantornya Selasa, 31 Juli 2024.

img_title Korupsi Baju Dinas Rp477 Juta, Sekwan DPR Papua Barat Daya Jadi Tersangka, Kini di Lapas

Ia menjelaskan, pada bulan Agustus mendatang rekrutmen akan diprioritaskan untuk CPNS. Sedangkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja masih dalam proses, karena untuk posisi ini seleksi bergantung pada keuangan pemerintahan daerah.

"Jadi ini CPNS dulu prioritasnya. Karena PPPK kemarin masih di rapi-rapikan lagi. Karena PPPK ini menyangkut keuangan daerah. Kan ada daerah sudah kita siapkan formasinya, ternyata tidak diambil. Kenapa? Keuangannya sudah lebih dari 35 persen. Jadi ada banyak variabel terkait dengan penyelesaian PPPK," terangnya.

img_title Kemendagri Dorong Transformasi Penilaian Kinerja ASN dalam Kebijakan TPP

Kendati demikian, Anas berharap penyiapan seleksi PPPK juga bisa dirampungkan pada Agustus mendatang. Dia pun optimistis, seleksi CASN tetap bisa digelar sebanyak tiga kali di tahun ini meski seleksi sempat mundur beberapa kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka dia tetap PPPK seperti awal paruh waktu. Tidak mengambil PPPK penuh waktu yang terkait dengan gaji dan lainnya sesuai dengan undang-undang," imbuhnya.

ATM BRI.

BRI Salurkan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN hingga Rp921,6 Miliar, Jangkau Lebih dari 507 Ribu Penerima

BRI sebut penyaluran TPG menjadi wujud nyata peran aktif perseroan dalam mendukung kesejahteraan para guru sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan nasional.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut