OJK Tegaskan BPR Terjerat Fraud Sulit Diselamatkan

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang mengalami tindak kecurangan atau fraud sulit untuk diselamatkan. Berdasarkan data OJK, pada periode Januari-Juli 2024 ada sebanyak 14 BPR yang sudah cabut izin usahanya.

img_title Disebut Bakal Pegang 40 Persen Saham BEI usai Demutualisasi, Danantara Buka Suara

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan (OJK), Dian Ediana Rae mengatakan, BPR yang ditutup oleh OJK di antaranya yang terlibat fraud atau masalah dalam tata kelolanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“BPR walaupun pada umumnya memang bagus ya, ada BPR-BPR tertentu yang memang itu urusannya terkait dengan masalah fraud dan governancenya, ini yang susah ini yang sudah tidak bisa diselamatkan. Tidak mungkin juga dijual karena tidak ada yang mau beli dan lain sebagainya,” ujar Dian di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2024.

img_title Pola Pikir Investor Aset Kripto Bergeser

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae

Photo :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Menurutnya, tindakan tegas ini perlu diambil untuk memastikan agar industri BPR tidak terganggu. Hal ini karena industri perbankan, termasuk BPR mengandalkan kredibilitas kinerja untuk menarik kepercayaan nasabah.

img_title Sarjito Janji Bikin RI Lebih Berdaulat untuk Tentukan Sendiri Harga Komoditas Strategisnya

“Jadi memang kalau perbankan sebagai lembaga intermediasi itu kan mengandalkan kredibilitas ya, trust gitu. Jadi kalau trust ini jangan sampai terganggu. Jadi jangan sampai ada 1-2 bank (bermasalah) ya, kemudian bisa mengganggu sistem, nah ini yang tidak boleh,” jelasnya.

Ilustrasi korupsi

Photo :
  • Pixabay

Sehingga menurut Dian, saat ada BPR yang perlu ditutup karena sudah tidak bisa diselamatkan akibat fraud, pihaknya harus segera menutup BPR tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi bila perlu aja kan tutup ya tutup gitu. Jadi apa boleh buat gitu kan. Tapi supaya nanti ke depan justru lembaga kita, lembaga-lembaga keuangan, perbankan ini khususnya akan bisa melayani masyarakat secara lebih baik lagi,” ujarnya.

Kerja sama Chandra Asri Group dengan Bank Mandiri.

Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional, Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis

Direktur Polymer Sales PT Chandra Asri Pacific Tbk, Raymond Budhin, mengatakan bahwa kerja sama dengan Bank Mandiri melengkapi dukungan Chandra Asri Group kepada mitra.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut