Marak Kebocoran Data Jadi Sorotan Industri, Perusahaan Ini Ungkap Solusinya

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VIVA – Perusahaan teknologi ForU.AI, mendedikasikan diri untuk mengubah privasi dan keamanan data, mengumumkan peluncuran teknologi yang dirancang untuk mengatasi masalah pengelolaan dan keamanan data pribadi di ekosistem Web2 dan Web3.

img_title Bill Gates Beri Peringatan soal AI, 20 Tahun ke Depan Bisa Mengubah Nasib Pekerja di Seluruh Dunia

Seperti diketahui, di ekosistem Web2, kebocoran data pribadi terus menerus terjadi dan yang terbaru adalah kebocoran di Pusat Data Nasional yang berdampak signifikan bagi perekonomian nasional. Banyaknya celah keamanan di ekosistem Web2 membuat banyak orang mulai berpikir untuk beralih mengandalkan teknologi di ekosistem Web3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Co-Founder & CEO ForU.AI Pang Xue Kai mengatakan bahwa ia mendirikan ForU.AI untuk menghadirkan solusi yang menyelesaikan berbagai masalah kebocoran data yang merugikan pemilik data pribadi. Menurutnya, ekosistem Web2 tidak memungkinkan pemilik data pribadi memiliki mengelola dan mengontrol data mereka.

img_title Punya Usaha Kecil? Ini 5 Cara agar Bisnis UMKM Makin Dikenal dan Dilirik Konsumen

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Photo :
  • Dok. Istimewa

“ForU.AI hadir di tengah ekosistem Web3 yang semakin matang, terlihat dari berbagai peningkatan teknologinya, seperti protokol Layer 2 hingga aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang ramah pengguna. Di Indonesia, adopsi teknologi Web3 juga sudah tidak hanya sebatas pada perdagangan kripto tetapi juga sudah masuk ke aspek pengelolaan aset digital, Decentralized Autonomous Organizations, hingga memonetisasi data pribadi,” ujar Kai dikutip dari keterangannya, Selasa, 27 Agustus 2024.

img_title 15 Juta Pekerja Terancam Kehilangan Mata Pencaharian Gara-Gara AI, Ini Skenario Terburuk Goldman Sachs

Di awal kemunculannya beberapa tahun lalu, ekosistem Web3 dan teknologi yang ada didalamnya masih berada di tahap awal. Meski banyak inovasi dan antusiasme, ekosistem Web3 masih di isi oleh berbagai proyek yang bersifat eksperimental, sebatas mengikuti hype, hingga spekulatif. Kini, ekosistem Web3 sudah berbeda terlihat dari adopsi teknologi yang lebih masif, jumlah investasi, dan ekosistem pendukungnya. Web3 kini tidak lagi terbatas pada kripto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prinsip-prinsip desentralisasi, transparansi, dan kontrol pengguna sudah mulai diterapkan di berbagai industri, mulai dari keuangan dan seni hingga rantai pasok dan media sosial. Seiring dengan masifnya adopsi teknologi Web3,

“ForU.AI dibangun dengan misi membangun ekonomi yang berpusat pada pengguna, menjadikan data sebagai kekuatan yang menghormati hak pengguna, menghargai kontribusi mereka, dan memberdayakan kehidupan digital mereka,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut