Cara Mewujudkan Financial Freedom Ala Nabi Muhammad

Desain Peringatan Maulid Nabi Muhammad Oleh Ahmad Alfariqi
Sumber :
  • vstory

Jakarta, VIVA – Nabi Muhammad SAW benar-benar menjadi teladan umat muslim dalam menjalani kehidupan. Tak hanya panutan dalam berperilaku dan beribadah kepada Allah SWT, Rasulullah SAW ternyata mengajarkan cara-cara untuk meraih kebebasan finansial dengan investasi halal.

img_title 7 Game Penghasil Saldo Digital yang Layak Dilirik pada 2026, Cek Cara Mendapatkan Hadiahnya

Kebebasan financial (financial freedom) menjadi dambaan banyak orang. Hal ini membuat Anda tidak perlu lagi khawatir tentang uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Anda juga dapat membeli barang yang disukai tanpa mengganggu tabungan yang sudah terkumpul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian publik pun sudah mulai menyadari kesejahteraan tak bisa hanya mengandalkan tabungan saja. Alasannya, simpanan uang di bank tidak mampu menghasilkan keuntungan besar.

img_title Jabar Masih Cetak Realisasi Investasi Tertinggi Nasional, Tembus Rp91 Triliun di Triwulan III 2026

Selain itu, inflasi akan menggerogoti nilai tukar uang kartal sehingga bukan tak mungkin menjadi tak bernilai di masa depan. Investasi jadi solusi untuk mengamankan nilai uang Anda ke berbagai pilihan jenis instrumen, seperti saham, obligasi, reksadana, aset kripto dan sebagainya.

img_title 10 Emiten Siapkan Buyback Saham Rp18,6 Triliun, DSSA hingga BREN Masuk Daftar

Warren Buffett, Steve Jobs hingga Robert Kiyosaki menjadi sasaran banyak orang untuk mencari tahu strategi para investor merealisasikan kebebasan finansial. Sebenarnya umat muslim memiliki role model, yakni Nabi Muhammad SAW.

Dikutip Musaffa, Rasulullah memiliki strategi yang sesuai ajaran Islam untuk meraih kesejahteraan finansial lho. Jumlahnya tidak harus besar, asalkan melakukannya secara konsisten. Berikut instrumen investasi yang dipilih oleh Nabi Muhammad SAW.

1. Mulai Membangun Bisnis

Ilustrasi bisnis saat Ramadan

Photo :
  • Istimewa

Sebagaimana kita tahu bersama bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan pedagang sukses. Bahkan, beliau sudah belajar berdagang sejak usia 12 tahun sehingga saat dewasa namanya sudah tersohor di kalangan masyarakat jazirah Arab. 

Nabi Muhammad tumbuh menjadi seorang pengusaha yang jujur ​​sekaligus kompeten. Sehingga, beliau mendapat julukan Al-Amin yang artinya orang yang dapat dipercaya.

Keterampilan dan kompetensi yang Nabi Muhammad SAW pelajari selama puluhan tahun sehingga beliau mendapat mandat menjadi supervisor, manajer, dan akhirnya menjadi investor. 

Keuntungan bisnis akan mendulang pundi-pundi cuan dibanding hanya ditabung saja. Sehingga lebih cepat meraih kemandirian finansial.

2. Berternak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternak kambing.

Photo :
  • http://img.readtiger.com

Nabi Muhammad juga memilih ternak untuk merealisasikan kemandirian keuangan. Sama seperti berdagang, beliau pun sudah menggeluti dunia peternakan sejak usia 10 tahun. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut