Ketua Umum Kadin Aceh Ungkap Penyebab Munaslub Digelar

Ketua Umum Kadin Aceh, Muhammad Iqbal Piyeung di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa, 17 September 2024
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VIVA - Ketua Umum Kadin Aceh, Muhammad Iqbal Piyeung, membeberkan alasan kenapa Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia digelar pada Sabtu, 14 September 2024. Munaslub Kadin tersebut sepakat memilih Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia menggantikan Arsjad Rasjid.

img_title Hampir Separuh Pengusaha Tak Siap Hadapi El Nino dan Karhutla, Kadin Minta Pemerintah Bergerak

Iqbal yang juga salah satu pimpinan sidang dalam Munaslub tersebut menjelaskan, sekitar 4 bulan lalu, Arsjad yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, mengajak silaturahmi para pimpinan Kadin Daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, para Ketua Umum Kadin Daerah mendorong Arsjad agar segera membangun komunikasi dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, supaya Kadin Indonesia bisa segera bersinergi dengan pemerintah sesudah Pilpres berlalu.

img_title Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Optimistis Hubungan Dagang RI dan Negara ASEAN Tetap Terjaga

"Karena beliau (Arsjad) kan sebagai Ketua Tim Pemenangan 03 (Ganjar-Mahfud). Kita berharap karena Presiden (Prabowo) sudah terpilih, maka Kadin juga harus membangun komunikasi dengan Presiden baru dan juga Presiden yang ada saat ini," kata Iqbal di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa, 17 September 2024.

Munaslub Kadin 2024

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

img_title Rapimnas Kadin 2026 Jadi Momentum Perkuat Daya Saing Ekonomi Indonesia

Namun, ia mengatakan bahwa upaya itu tidak juga dilakukan oleh Arsjad Rasjid. Bahkan, saran dari para Ketua Umum Kadin Daerah agar Arsjad segera mengakhiri masa cuti setelah menjadi Ketua Timses Ganjar-Mahfud dan segera aktif sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, tidak juga dijalankan.

"Termasuk pernah kita sarankan beliau harus segera kembali dari cuti sebagai Tim Pemenangan Nasional 03. Kita sudah sarankan. Tapi sampai terakhir ini tidak jalan sesuai dengan yang kita harapkan," ujarnya.

Dengan demikian, para Ketua Umum Kadin Daerah menilai bahwa tanggung jawab Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia tidak lagi benar-benar bisa dijalankan dengan baik. Sehingga, opsi menggelar Munaslub dipilih oleh para Ketua Umum Kadin Daerah, beserta para Anggota Luar Biasa (ALB) dari kalangan asosiasi usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga teman-teman sepakat, ini kita minta pertanggungjawaban beliau melalui Munas Luar Biasa, dan ini hak konstitusi Kadin Daerah bersama para asosiasi yang merupakan Anggota Luar Biasa Kadin, yang diatur dalam AD/ART," kata Iqbal.

Bahkan dalam Munaslub Kadin tersebut, Iqbal mengaku agenda awalnya bukan untuk mengganti Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. Melainkan, Arsjad yang juga diundang hadir di Munaslub itu awalnya akan diminta untuk memberikan pertanggungjawaban, terkait masa cuti dan kewajiban tugasnya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut