BPOM Kunjungi Perusahaan Penghasil Vaksin
- VIVA.co.id/Natania Longdong
Menanggapi arahan tersebut, Andreas Donny Prakasa, Head of Corporate Relations PT Etana Biotechnologies Indonesia menyatakan bahwa Etana akan menindaklanjuti arahan dari BPOM dengan serius.
Salah satu langkah yang akan diambil adalah memperluas kapasitas produksi dan fokus pada ekspor serta pengembangan SDM.
“Kita akan meningkatkan kapasitas tujuannya untuk apa? Untuk ekspor. Tidak hanya untuk kebutuhan lokal tapi juga untuk kebutuhan manca negara atau kebutuhan internasional. Etana juga akan fokus untuk mengembangkan SDM menjadi pionir perkembangan bioteknologi nasional. Selain melakukan pelatihan secara internal, kita mengundang expert-expert dari luar negeri, Etana juga mengirimkan karyawannya untuk hands-on langsung di luar negeri,” ujar Andreas.
Ke depan, Etana juga akan membangun fasilitas baru yang akan digunakan untuk mengembangkan berbagai platform produksi vaksin dan produk biologi lainnya di Indonesia.
Dengan adanya dukungan dari BPOM, Etana berharap dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan produk-produk bioteknologi yang inovatif dan berdaya saing tinggi, baik di pasar domestik maupun internasional.
Sebagai informasi, PT Etana Biotechnologies Indonesia adalah perusahaan bioteknologi yang fokus pada penelitian, pengembangan, dan produksi produk kesehatan, terutama vaksin dan bioterapi.