Cara MIND ID Dorong Penciptaan SDM Unggul RI
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Jakarta, VIVA – BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga nasional, khususnya cabang atletik, melalui kerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Hal tersebut sebagai salah satu upaya menciptakan SDM unggul di Indonesia.
Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, menyampaikan, selama lima tahun terakhir, MIND ID secara konsisten memberikan kontribusi signifikan dalam pembinaan atlet nasional untuk mencetak prestasi gemilang di kancah internasional.
“Kami percaya bahwa olahraga, khususnya atletik, bukan hanya membentuk fisik yang sehat, tetapi juga melahirkan karakter disiplin, tangguh, dan kompetitif. Melalui dukungan kami kepada PB PASI, kami berharap dapat terus berkontribusi dalam mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional,” ujar Heri, dikutip dari keterangannya, Minggu, 29 September 2024.
MIND ID [dok. Humas MIND ID]
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Dia mengatakan, dukungan MIND ID terhadap PB PASI telah membuahkan hasil gemilang di mana para atlet binaan berhasil meraih berbagai penghargaan di tingkat internasional. Salah satu atlet yang bersinar adalah Lalu Muhammad Zohri, sprinter yang meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Atletik U20 di Finlandia pada tahun 2018. Zohri juga telah tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024, mewakili Indonesia pada nomor lari 100 meter.
"Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menunjukkan kualitas pembinaan yang diberikan oleh PB PASI dengan dukungan penuh dari MIND ID," tegas Heri.
Selain Zohri, atlet-atlet lain seperti Emilia Nova, spesialis lari gawang, juga berhasil meraih medali perak pada Asian Games 2018 dan emas di SEA Games. Sapwaturrahman, atlet lompat jauh, sukses membawa pulang medali perunggu di Asian Games 2018 serta medali emas di SEA Games 2023.
Sepanjang tahun 2023, melalui program pembinaan intensif, sebanyak 50 atlet muda dan 20 pelatih telah menerima pelatihan dari para pelatih nasional yang berpengalaman. "Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan fisik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan non-fisik (soft skills)," kata Heri.
[dok. Humas MIND ID]
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya