Komitmen BMH dalam Pengelolaan Zakat yang Transparan

Ilustrasi zakat
Sumber :
  • instagram

VIVA – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.  Lembaga amil zakat nasional ini tengah dan telah menjalani audit resertifikasi mutu ISO 9001:2015 selama dua hari, Rabu-Kamis (2-3/10/24).

img_title Perbaiki Tata Kelola, Prabowo Instruksikan Audit Keuangan dan Berantas Praktik Kecurangan Haji

"Audit ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola zakat yang amanah dan profesional. Audit inib berlangsung selama 3 tahun sekali, untuk memastikan apakah sistem yang berjalan masih relevan atau tidak dengan mutu manajemen yang seharusnya," jelas Supendi, Direktur Utama BMH, dalam sambutannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berharap dapat terus meningkatkan mutu layanan dan memberikan yang terbaik bagi para mitra dan donatur," sambungnya.

img_title MUI Harap Menkeu Baru Pertimbangkan Zakat Sebagai Tax Credit

Tim auditor dari PT. Sakti Indonesia, yang dipimpin oleh Wasis S. Leksana dan Rully Aprilyana,  telah melakukan penilaian menyeluruh terhadap sistem manajemen mutu BMH.  

img_title Sekjen Kemendagri Tegaskan Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

PT. Sakti Indonesia merupakan lembaga berpengalaman dan berkompeten dalam audit mutu standar internasional. Pada 2024 ini audit berlangsung di 10 wilayah, seperti BMH Pusat, BMH Jawa Barat, BMH Jawa Tengah, BMH Jawa Timur, BMH Kepulauan Riau, BMH Kaltim, BMH Kaltara, BMH Sulsel, BMH Banten dan NTB.

Dalam audit ini BMH semakin termotivasi untuk terus berkiprah sebagai lembaga zakat nasional yang profesional dan akuntabel. Dengan sertifikasi ISO 9001:2015, BMH berharap dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat dan mitra dalam menyalurkan zakat untuk kemaslahatan umat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ilustrasi membayar zakat

Photo :
  • dompet dhuafa

"Seperti tak ada gading yang tak retak, seperti itu pula proses perbaikan masih terus BMH lakukan. Meskipun demikian BMH tetap memenuhi standar mutu ISO 9001:2015 dan berhasil mempertahankan sertifikasi ini dengan baik," pungkas Supendi.*

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri

Anggota DPR: Audit Forensik BPKH Harus Berbasis Urgensi dan Kepentingan Jemaah

Abidin meminta pemerintah, khususnya Kementerian Haji dan Umrah, untuk menjelaskan secara terbuka dasar pertimbangan terkait urgensi audit forensik terhadap BPKH.

img_title
VIVA.co.id
29 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut