Genjot Program 3 Juta Rumah, Menteri Ara Gandeng Kapolri

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo [dok. Humas Polri]
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VIVA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait alias Ara, menyambangi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, guna membahas program pembangunan 3 juta rumah.

img_title Heboh Informasi Penagihan Pajak Kendaraan Door to Door Akhir September, Polri Tegaskan Hoaks

Dia bahkan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pihaknya dengan Polri, yang diyakini akan memperkuat pelaksanaan program 3 juta rumah guna memenuhi kebutuhan perumahan bagi rakyat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan memperkuat keadilan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Ara dalam keterangannya, Jumat, 10 Januari 2025.

img_title Makna Pataka Dharmakerta Marga Raksyaka Bagi Anggota Polantas

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait alias Ara

Photo :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Dia juga berharap, program ini akan menjadi langkah konkret dalam mengatasi kesenjangan akses perumahan di Indonesia, sekaligus mendukung pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di berbagai wilayah.

img_title Korlantas Perkuat Sistem ETLE Agar Penindakan Transparan, Akuntabel dan Mudah Dipantau

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program strategis tersebut. Program ini bertujuan untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo yakni 'Menjamin rumah murah dan sanitasi untuk masyarakat desa dan rakyat yang membutuhkan'.

"Sasaran utamanya adalah masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 8 juta per bulan atau kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," kata Sigit.

Pada tahun 2025, pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 500.000 unit rumah sebagai bagian dari upaya menciptakan akses hunian yang layak bagi masyarakat.

Lahan yang akan digunakan untuk program ini berasal dari berbagai sumber, termasuk aset negara hasil penyitaan tindak pidana korupsi, aset BLBI, lahan rampasan eks HGU dan HGB, serta donasi tanah dari korporasi melalui program CSR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Polri berkomitmen untuk memberikan dukungan dan pendampingan agar program pembangunan 3 juta rumah dapat berjalan dengan lancar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan)

Desk Ketanagakerjaan Polri Dinilai sebagai Wujud Keberpihakan pada Buruh

Analis politik dan hukum Boni Hargens menilai pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polri sebagai langkah strategis yang bukan semata-mata inovasi prosedural.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut