Erick Thohir Ungkap Alasan Pilih TNI Aktif Jadi Dirut Bulog

Menteri BUMN, Erick Thohir
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara terkait keputusannya mengangkat seorang anggota TNI aktif, yakni Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, menjadi Direktur Utama Perum Bulog.

img_title Dulu Tuntut Liga Putri Digelar, Kini Erick Thohir Minta Suporter Buktikan Dukungan

Dia menjelaskan, hal itu karena serapan beras Bulog selama ini masih terbilang kecil. Menurutnya, jelang masa panen padi, Bulog wajib menyerap 3 juta ton gabah petani maksimal hingga April 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Data penyerapannya masih kecil, jadi perlu ada penyegaran," kata Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 10 Februari 2025.

img_title Survei PPI: Amran, Teddy, dan Erick Thohir Jadi 3 Pejabat Kinerja Terbaik di Kabinet Prabowo

Dia memastikan bahwa pemilihan Novi yang merupakan Anggota TNI aktif itu, tidak akan ada masalah selagi perannya dibutuhkan.

“TNI Aktif, pilihan kita itu tadi, ekosistem. Bukan salah dan benar, tapi bagaimana kita perlu melihat dari perspektif lain. Di negara lain banyak gonjang ganjing, sekarang dunia era survival, dengan himpitan kebijakan dari berbagai negara," ujarnya.

img_title Pemain Arsenal Dikabarkan Segera Jadi WNI, Begini Respons Erick Thohir

Direktur Utama (Novi Helmy) dan Direktur Keuangan (Hendra Susanto) Perum Bulog

Photo :
  • Instagram/perum.bulog

Diketahui, sebelumnya Manajemen Perum Bulog telah menyampaikan bahwa keputusan pergantian Dirut Bulog itu didasarkan pada Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-30/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025, yang juga menetapkan Hendra Susanto sebagai Direktur Keuangan menggantikan posisi Iryanto Hutagaol.

"Selama masa tugasnya, keduanya telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Perum Bulog," kata Manajemen Bulog dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 8 Februari 2025.

Wahyu Suparyono baru diangkat menjadi Dirut Bulog pada September 2024, menggantikan Bayu Krisnamurthi. Sementara Iryanto Hutagaol baru diangkat menjadi Direktur Keuangan Bulog sejak Oktober 2024, menggantikan Bagya Mulyanto.

Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya sendiri sebelumnya menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI. Sementara Hendra Susanto yang kini dipercaya sebagai Direktur Keuangan Bulog, sebelumnya adalah Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perum Bulog mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Wahyu Suparyono dan Iryanto Hutagaol selama menjabat, dan menyambut baik kepemimpinan baru di bawah Direktur Utama Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya dan Direktur Keuangan Hendra Susanto," ujarnya.

Diketahui, selain di jajaran Dewan Direksi, Jajaran Dewan Pengawas Perum Bulog juga mengalami perombakan sesuai SK Nomor: SK-29/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut