Pilih Emas Fisik atau Digital? Simak Keuntungan dan Risikonya!
- Antara
Jakarta, VIVA – Emas telah lama menjadi investasi favorit bagi banyak orang. Selain digunakan sebagai perhiasan, emas juga sering dibeli untuk tujuan investasi karena dianggap sebagai aset yang stabil dan tahan terhadap inflasi.
Dengan perkembangan teknologi, kini emas tidak hanya tersedia dalam bentuk fisik, tetapi juga dalam bentuk digital. Lalu, mana yang lebih menguntungkan antara emas fisik dan emas digital? Melansir dari Scripbox, simak penjelasannya berikut ini.Â
Apa Itu Emas Fisik?
Ilustrasi Emas
- www.freepik.com
Emas fisik adalah bentuk investasi emas yang paling umum dan telah dikenal sejak lama. Emas ini dapat berupa perhiasan, koin, atau batangan yang bisa dibeli di toko emas atau bank. Salah satu keunggulan emas fisik adalah kepemilikannya yang nyata, sehingga pemilik dapat menyimpannya sendiri atau menjualnya kapan saja. Selain itu, emas fisik dapat diwariskan dan dijadikan jaminan untuk pinjaman.
Namun, investasi emas fisik memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah risiko kehilangan atau pencurian, terutama jika disimpan di rumah. Untuk menghindari risiko ini, banyak orang memilih menyimpannya di brankas, tetapi ini membutuhkan biaya tambahan. Selain itu, harga emas fisik sering kali lebih tinggi karena adanya biaya pembuatan, terutama jika emas tersebut berbentuk perhiasan.
Apa Itu Emas Digital?
Ilustrasi beli emas lewat bank digital
- Bank Jago
Emas digital adalah alternatif investasi emas yang semakin populer seiring dengan berkembangnya teknologi. Emas ini dapat dibeli dan dijual secara online melalui platform digital tanpa harus menyimpannya secara fisik. Salah satu keuntungan emas digital adalah kemudahannya dalam transaksi, karena bisa dibeli dengan jumlah kecil.
Selain itu, emas digital memiliki tingkat kemurnian tinggi, biasanya 24 karat dengan kadar 99,9%. Emas ini juga disimpan dengan aman oleh penyedia layanan di brankas khusus, sehingga investor tidak perlu khawatir tentang keamanan dan penyimpanan. Keuntungan lainnya adalah harga emas digital lebih transparan dan mengikuti harga pasar secara real-time.
Namun, emas digital juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah biaya manajemen yang dikenakan oleh platform investasi, seperti biaya penyimpanan dan asuransi. Selain itu, tidak semua platform investasi emas digital memiliki regulasi yang ketat, sehingga ada risiko kehilangan jika platform tersebut mengalami masalah atau bangkrut.