Rupiah Terus Melemah Didorong Kekhawatiran Resesi AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot makin melemah pada perdagangan Selasa, 11 Maret 2025. Rupiah tercatat turun sebesar 53 poin atau 0,32 persen ke posisi Rp 16.420 per dolar AS.

img_title Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, BI Beberkan Biang Keroknya

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 16.326 per dolar AS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Pasar Uang, Ariston Tjendra memperkirakan nilai tukar rupiah bakal melemah terhadap dolar AS pada hari ini. Hal itu seiring dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump terkait kebijakan tarifnya, yang memicu kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan resesi di AS dan pelambatan ekonomi global. 

img_title Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.948 seiring Tekanan Ekonomi Global Imbas Lonjakan Harga Minyak

"Trump mengatakan akan ada periode transisi yang diartikan pasar bahwa ada pelambatan jangka pendek karena penerapan kebijakan kenaikan tarif. Dollar AS sedikit banyak mendapatkan tekanan karena hal tersebut," ujar Ariston kepada VIVA Selasa, 11 Maret 2025.

img_title Rupiah Melemah ke Rp 17.924, Ekonom Sebut Upaya Destry Jaga BI Rate Hanya Jeda Sementara

Namun di sisi lain, jelas Ariston, kekhawatiran pasar terhadap pelambatan ekonomi biasanya akan menekan harga aset berisiko termasuk nilai tukar rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kekhwatiran pasar terhadap pelambatan ekonomi biasanya akan menekan harga aset berisiko terutama aset di emerging market termasuk rupiah," ujarnya.

Adapun hari ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi melemah ke arah Rp 16.400. Sedangkan potensi support di kisaran Rp 16.300.

Ilustrasi rupiah

Kemarin Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Rupiah Hari Ini Mulai Bangkit

Rupiah menguat ke Rp17.854 per dolar AS pada Rabu, 30 September 2026, setelah sebelumnya tertekan mendekati Rp18.000. Penurunan harga minyak ikut menopang.

img_title
VIVA.co.id
30 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut