Dirjen Pajak Jadi Komisaris Utama BTN, DJP Bilang Gini

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan buka suara, terkait ditunjuknya Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Suryo Utomo sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Penunjukan ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025.

img_title Bung Towel Desak BTN Beri Penjelasan soal Badai Cedera Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Dwi Astuti mengatakan, sebagai abdi negara maka harus siap menerima penugasan apapun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai abdi negara, tentunya harus siap menerima penugasan apapun dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab," ujar Dwi kepada VIVA, Kamis, 27 Maret 2025.

img_title Pengakuan Dirjen Pajak Minta Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Dibatalkan: Ada Nama-nama Ajaib

Direktorat Jenderal pajak (DJP)

Photo :
  • Antara

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI), Rinto Setiyawan menolak keras rangkap jabatan yang dilakukan oleh Dirjen Pajak. Sebab sebagai pejabat tertinggi di otoritas perpajakan negara , keadilan dalam sistem perpajakan di Indonesia dipertanyakan.

img_title BTN Sudah Salurkan Kredit Program Perumahan Rp 7,4 Triliun

"Ini bukan sekadar masalah etik. Ini adalah pelanggaran terhadap prinsip dasar hukum, pemerintahan yang baik, dan keadilan konstitusional. Kami dari Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) menyatakan keprihatinan dan penolakan keras terhadap praktik rangkap jabatan yang dilakukan oleh Dirjen Pajak saat ini," ujar Rinto dalam keterangannya.

Rinto mengatakan, Dirjen Pajak merupakan panglima dalam pengawasan, pemeriksaan, dan penindakan terhadap wajib pajak. Dirjen Pajak digaji melalui APBN dan diberi mandat untuk bersikap adil dan netral terhadap seluruh wajib pajak.

"Rangkap jabatan ini mencederai keadilan, karena wajib pajak lain tidak memiliki kemewahan yang sama untuk mengatur kebijakan perpajakannya sendiri dari dalam," katanya.

Untuk itu, IWPI mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot jabatan komisaris utama BTN dari Dirjen Pajak. Hal ini demi menjaga integritas sistem perpajakan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh praktik rangkap jabatan di kementerian dan BUMN. Merevisi Peraturan Menteri BUMN yang bertentangan dengan hukum yang lebih tinggi," ujarnya.

BTN.

BTN Pacu Ekosistem Perumahan dari Bangun Rumah hingga KPR 40 Tahun

Bank Tabungan Negara menegaskan terus memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah sekaligus memperkuat pembiayaan ekosistem perumahan dari hulu hingga hilir.

img_title
VIVA.co.id
28 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut