7 Perilaku Orang yang Mulai Terobsesi Status Setelah Punya Banyak Uang

Ilustrasi belanja.
Sumber :
  • Pexels/freestocks.org

Jakarta, VIVA – Banyak orang bilang, uang bisa mengubah segalanya. Tapi sebenarnya, uang bukan mengubah, melainkan membuka siapa kita sebenarnya. Saat penghasilan mulai bertambah, sering kali ada perubahan sikap yang mencolok dari seseorang. Beberapa jadi lebih bijak dan dermawan, namun tak sedikit juga yang berubah jadi pencari validasi sosial.

img_title Bangun Kebiasaan Finansial Sejak Dini, Ini 5 Cara Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak

Nah, kalau kamu penasaran seperti apa ciri-ciri orang yang mulai ‘kepincut’ status setelah dompetnya tebal, yuk simak tujuh tanda yang sering muncul berikut ini, melansir dari Small Biz Technology. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi Uang

Photo :
  • Freepik/rawpixel.com

img_title Bupati Klaten Tawar Uang Suap ke Kepala BPK Jateng, dari Rp600 Jadi Rp400 Juta

1. Suka Sebut Nama Tokoh Terkenal

Pernah dengar orang bilang, “Aku barusan ngobrol sama orang penting dari perusahaan top.” Tak jarang mereka melakukan hal itu hanya untuk pamer jaringan. Terlalu sering menyebut nama orang terkenal bisa jadi tanda bahwa dia lebih mementingkan siapa yang dikenalnya daripada siapa dirinya sendiri.

img_title Geger! KPK Sita Rp800 Juta dari Hercules, Uangnya Diduga dari Summarecon

2. Pamer Barang Mewah

Memiliki barang berkualitas tentu sah-sah saja. Tapi kalau tiap pakaian, sepatu, dan tas penuh dengan logo brand mahal, lalu dipajang di media sosial terus-menerus, bisa jadi itu bukan karena suka produknya, tapi ingin dilihat lebih tinggi statusnya.

3. Ganti Lingkaran Sosial

Masuk ke lingkungan baru yang lebih profesional saat punya uang lebih itu wajar. Tapi kalau teman lama mulai diabaikan, dan acara keluarga ditinggal kecuali ada orang penting di sana, berarti ada yang berubah. Hubungan sejati tak seharusnya dikorbankan demi status.

Ilustrasi belanja.

Photo :
  • Freepik/rawpixel.com

4. Tampil Habis-habisan di Media Sosial

Sekali-sekali pamer pencapaian oke saja. Tapi kalau setiap unggahan hanya soal makan malam mewah, liburan mahal, atau naik pesawat bisnis, kemungkinan besar itu demi validasi, bukan sekadar berbagi kebahagiaan.

5. Meremehkan Pengeluaran Kecil

Orang yang tiba-tiba merasa “terlalu kaya” untuk naik angkutan umum atau menggunakan kupon diskon bisa jadi sedang mencoba menegaskan perbedaan kelas. Padahal, banyak orang sukses tetap hemat dan bijak dalam mengelola uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Merendahkan Orang Lain

Kalau seseorang mulai berkata, “Kamu nggak ngerti bisnis level atas,” atau menyebut ide orang lain “terlalu biasa,” itu bisa jadi tanda bahwa dia mulai merasa lebih tinggi hanya karena punya lebih banyak uang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut