Energi Mega Persada Cetak Laba Bersih US$17,95 Juta pada Kuartal I-2025

Ilustrasi wilayah kerja migas yang dikelola Energi Mega Persada Tbk.
Sumber :
  • EMP.id

Jakarta, VIVA – PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) berhasil membukukan laba bersih sebesar US$17,95 juta pada kuartal I-2025. Angka ini tercatat naik 2 persen dari kuartal I-2024 yang senilai US$17,66 juta.

img_title Investasi Hulu Migas Capai Rp179,2 Triliun hingga Agustus 2026

Direktur Utama & CEO EMP, Syailendra S. Bakrie mengatakan perusahaan pada kuartal I-2025 menunjukkan peningkatan kinerja dari periode yang sama di tahun lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Laba bersih mengalami sedikit kenaikan sebesar 2 persen dari US$17,66 juta menjadi US$17,95 juta,” ujar Syailendra dalam keterangannya, dikutip Kamis, 1 Mei 2025.

img_title Bahlil Ungkap Progres RUU Migas Hampir Rampung, Penyusunan DIM Capai 90 Persen

CEO PT Energi Mega Persada, Syailendra Bakrie

Photo :
  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya

Kemudian penjualan bersih tercatat meningkat sebesar 20 persen dari US$97 juta menjadi US$117 juta. EBITDA tumbuh sebesar 11 persen dari US$65 juta menjadi US$72 juta.

img_title Anggota DPR Dorong Percepatan Penataan Sumur Rakyat untuk Dongkrak Lifting Minyak Nasional

Kinerja produksi minyak dan gas EMP di kuartal I-2025 juga menunjukkan peningkatan yang cukup baik dari periode yang sama ditahun lalu. 

Produksi minyak (gross) meningkat sebesar 23 persen dari 6.882 barel per hari menjadi 8.479 barel per hari. Produksi gas (gross) juga mengalami kenaikan sebesar 18?ri 192 juta kaki kubik per hari menjadi 226 juta kaki kubik per hari.

"Peningkatan produksi minyak dan gas Perusahaan tersebut dikarenakan keberhasilan kami dalam mengakuisisi 3 perusahaan migas yang sudah berproduksi, yaitu: Sengkang (gas), Siak (minyak), dan Kampar (minyak). Kami berharap untuk terus dapat meningkatkan produksi dari aset-aset tersebut di masa mendatang. Setelah akuisisi atas asset-aset tersebut, proporsi produksi EMP adalah 82 persen gas dan 18 persen minyak,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama & CFO EMP Edoardus Ardianto mengatakan selain strategi akuisisi perusahaan tersebut, EMP juga akan terus mengembangkan bisnis kami secara organik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bentu dan Sengkang tetap menjadi kontributor utama terhadap produksi gas kami. Adapun Malacca Strait, Siak, dan Kampar akan mendukung pertumbuhan produksi minyak kami di masa depan,” imbuhnya.

Menko Bahlil, Menko Zulhas, dan Mendag Budi Santoso saat membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Tangerang.

Bahlil Bidik PNBP Sektor ESDM Tembus Rp165 Triliun pada 2026, Begini Realisasinya

Menko Bahlil menargetkan PNBP sektor ESDM mencapai Rp165 triliun pada 2026. Hingga September, realisasi penerimaan sudah Rp127,71 T, didukung batu bara dan hilirisasi.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut