Revisi Permendag 8/2024 Sudah Rampung Besok Diteken Mendag, Airlangga Beberkan Poin yang Diubah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.8/2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor, telah rampung dilakukan. Revisi ini dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

img_title Mandatori B50 Setop Impor Solar, ESDM: Negara Hemat Devisa hingga Rp 170 Triliun

Airlangga mengatakan, revisi Permendag 8/2024 saat ini sudah berada di tangan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, dan tinggal diteken oleh Mendag.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Permendag) besok diteken Pak Mendag. Udah ada di Pak Mendag, tinggal ditekan," ujar Airlangga usai Rakortas di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa, 6 Mei 2025.

img_title Perkuat Penyaluran Bansos, Pemerintah Buatkan Rekening BRI dan BSI Buat Seluruh Rakyat RI

Ekspor-Impor

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Adapun terkait poin-poin yang direvisi tersebut, Airlangga tidak menjelaskan lebih detail. Namun, dalam revisi ini mencakup sejumlah pertimbangan teknis (Pertek) dan sebagian dengan service level agreement (SLA). 

img_title Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun, Beri Bantuan Beras ke 33,2 Juta Keluarga Tak Mampu

Sementara itu, Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Isy Karim menyampaikan bahwa revisi sebagai bagian dari deregulasi ini akan menyasar sektor tekstil. 

“Deregulasi terutama pakaian jadi, persyaratan Pertek nanti direlaksasi,” ujarnya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam acara Sarasehan Ekonomi meminta agar Permendag 8 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor dicabut jika tidak menguntungkan Indonesia. Hal ini sebagai respons atas pertanyaan Presiden Partai Buruh Said Iqbal yang mengatakan Permendag 8 menjadi biang kerok banyak PHK di Indonesia.

Ilustrasi Ekspor-Impor

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

"Pak Iqbal saya kira saran Anda itu sangat baik, sekarang saya minta ya Permendag nomor 8 masalahnya apa segera lapor ke saya habis ini. Kalau itu tidak menguntungkan kita secara bangsa ya sudah cabut aja deh," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Disini ada Mensesneg, ada disini Mensesneg coba segera ya. Kalau perlu besok sudah saya tanda tangan tapi enggak-enggak saya berangkat ke luar negeri nanti begitu saya kembali," sambungnya.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Airlangga: Pemerintah Siapkan Rp 11 Triliun untuk Bikin Rekening Massal Bagi 200 Juta Masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, pemerintahan akan menyiapkan dana kurang lebih Rp 11 triliun untuk rencana pembukaan rekening massal

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut