Danantara Bakal Kelola Aset Taman Mini Indonesia Indah

Kantor Danantara
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan dialihkan ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

img_title Dony Oskaria Bocorkan Skema Tutup 750 BUMN

Meski demikian, Pras mengatakan hal ini masih dalam rencana. Sejauh ini, kata Pras, yang sudah pasti masuk ke dalam Danantara yaitu Kemayoran dan GBK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada rencana (TMII), tetapi memang sekali lagi belum. Ini baru GBK, kemudian Kemayoran, karena itu kan aset-aset yang ada di bawah Kementerian Sekretariat Negara," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 9 Mei 2025.

img_title Dorong Pengembangan Industri Hilir Nikel, Danantara Buka Peluang Mitra Strategis

Tak hanya itu, Hotel Sultan juga termasuk akan dikelola oleh Danantara. Prasetyo menyebut Hotel Sultan juga merupakan bagian dari GBK.

Para pengunjung teater Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah

Photo :
  • ANTARA/Widodo S. Jusuf

img_title Wakil Ketua KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara

"Berkenaan dengan GBK yang di dalamnya Hotel Sultan tentu menjadi bagian. Ini seluruh kawasan GBK itu akan sedang proses akan diserahkan juga pengelolaannya ke Danantara," kata dia.

Saat disinggung soal sengketa hotel Sultan yang saat ini masih bergulir, ia mengatakan, permasalahan itu tinggal menunggu waktu untuk penyelesaian.

"Tunggu waktu, tinggal itu akan kembali ke pengelolaan negara," jelasnya.

Ia mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan seluruh aset negara teridentifikasi dengan baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang ingin kami sampaikan adalah tidak hanya GBK. Jadi petunjuk Bapak Presiden adalah kita sebagai bangsa, pemerintah punya kewajiban kita semua untuk mengidentifikasi semua aset bangsa kita yang kita miliki," pungkasnya.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra

Dipanggil Prabowo ke Istana, Yusril Usul Under Invoicing Masuk Kategori Korupsi

Yusril menilai sejumlah perbuatan yang berpotensi merugikan perekonomian negara, seperti manipulasi pelaporan atau under invoicing perlu mendapat perhatian khusus.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut