PLN IP Masifkan Pemanfaatan Energi Surya di Bali

PLTS Muara Nusa Dua 100 kWp merupakan PLTS dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 49,6 persen.
Sumber :
  • Dok. PLN IP

Jakarta, VIVA – PLN Indonesia Power (PLN IP) menegaskan komitmennya terhadap transisi energi dan target Net Zero Emission (NZE) 2060. Salah satunya melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang tersebar di beberapa lokasi. 

img_title 13 WNA Terlibat Prostitusi di Bali, Ada Warga Rusia hingga Nigeria

Di antaranya PLTS Terapung di Waduk Muara Nusa Dua, Bali yang banyak menyita perhatian karena keandalan, juga estetikanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PLTS dengan kapasitas 100 kilowatt peak (kWp) itu pun menjadi simbol sinergi antara PLN IP dan Pemerintah Provinsi Bali dalam mempercepat pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) demi kemandirian energi di Pulau Dewata.

img_title Bikin Geger! Kasus Lahan ATR/BPN di Bali Seluas 23 Hektare Diusut Polri, Kerugian Diprediksi Hingga Rp4,8 T

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra, menyampaikan bahwa pengembangan PLTS di Bali merupakan langkah konkret korporasi dalam mendukung arah kebijakan daerah dan nasional terkait transisi energi.

“Pengembangan pembangkit listrik berbasis EBT ini merupakan bentuk nyata dukungan PLN Indonesia Power terhadap target NZE 2060 serta mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Daerah seperti Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan Bali Mandiri Energi dan Bali Energi Bersih, karena secara umum Indonesia kaya akan potensi tenaga surya yaitu mencapai 3.295 Gigawatt (GW)," ujar Edwin dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu, 21 Mei 2025.

img_title Sandiaga Uno Bicara Masa Depan Bali, Pariwisata Tak Cukup Hanya Andalkan Banyak Turis

PLTS PLN Indonesia Power [dok. PLN IP]

Photo :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Ditegaskannya, hal ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal. “Kami percaya, pengembangan PLTS salah satunya yang ada di Bali seperti di Muara Nusa Dua, Nusa Penida serta PLTS Atap adalah bagian dari fondasi penting dalam membangun masa depan energi yang lebih hijau dan berdaulat,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Senior Manager PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali I Made Harta Yasa menegaskan bahwa PLTS Terapung Muara Nusa Dua, PLTS Nusa Penida dan PLTS Atap di berbagai unit kerja PLN merupakan bagian dari kontribusi korporasi terhadap dekarbonisasi sistem kelistrikan nasional dan pemenuhan kebutuhan energi bersih di Bali.

“PLN Indonesia Power berkomitmen penuh untuk mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan Bali Mandiri Energi melalui pengembangan infrastruktur EBT yang andal dan berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan EBT sebagai bagian dari masa depan energi yang berkelanjutan,” ujar I Made Harta Yasa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut