ASDP Kasih Diskon 100 Persen di 7 Lintasan Pelabuhan Komersial, Ini Daftarnya
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Jakarta, VIVA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon tarif pelabuhan hingga sebesar 100 persen yang akan diberlakukan mulai Kamis (5/6) pukul 00.00 di sejumlah lintasan komersial. Lintasan tersebut yaitu Merak - Bakauheni (reguler dan eksekutif), Ketapang - Gilimanuk, Lembar - Padangbai, Kayangan - Pototano, Sape - Labuan Bajo, Telaga Punggur - Tanjung Uban dan Ajibata - Ambarita.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengungkapkan, diskon ini menindaklanjuti kebijakan stimulus ekonomi terbaru yang digulirkan Pemerintah. Sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor riil, termasuk sektor transportasi nasional.
Dia menjabarkan, Diskon ini ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat, menstimulus pergerakan barang dan orang, serta mempercepat pemulihan ekonomi di berbagai daerah.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo,
- Dokumentasi ASDP.
“Kami ingin memastikan bahwa manfaat kebijakan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pengguna jasa angkutan penyeberangan,” ujar Heru dikutip dari keterangannya, Kamis, 5 Juni 2025.
Dia menjabarkan, implementasi diskon tarif jasa pelabuhan (pas masuk dan dermaga) ini akan diberlakukan setelah terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB). ASDP saat ini tengah berkoordinasi aktif untuk memastikan kesiapan sistem, lintasan, serta pelabuhan yang akan menerapkan program ini.
ASDP menilai insentif ekonomi dari pemerintah memiliki potensi besar untuk menggairahkan sektor transportasi nasional. Dengan mobilitas yang lebih terjangkau, diharapkan terjadi peningkatan trafik penumpang dan kendaraan, sekaligus memberikan multiplier effect pada sektor lain seperti logistik, perdagangan, dan pariwisata.
Namun demikian, pelaku usaha transportasi saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan seperti fluktuasi biaya operasional, keterbatasan akses pembiayaan, hingga kondisi infrastruktur pendukung di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan).
“Diperlukan sinergi kuat antara pelaku usaha dan regulator agar ekosistem transportasi nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan. Dukungan fiskal, percepatan digitalisasi layanan, dan kepastian regulasi akan menjadi kunci menuju sistem transportasi yang tangguh dan adaptif,” lanjutnya.
Mmasuki paruh kedua tahun ini, ASDP fokus memperkuat layanan berbasis digital. Kemudian, meningkatkan efisiensi operasional, dan melakukan ekspansi rute strategis, terutama yang mendukung konektivitas antarwilayah dan destinasi wisata prioritas.