Modal Asing Kabur dari Indonesia Awal Juni Capai Rp 4,48 Triliun

Ilustrasi cadangan devisa, utang luar negeri, modal asing, dan devisa hasil ekspor.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jakarta, VIVA – Bank Indonesia (BI) mencatat, aliran modal asing keluar atau capital outflow dari Indonesia mencapai Rp 4,48 triliun pada pekan pertama Juni 2025. Nilai ini terdiri dari jual neto di pasar saham dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

img_title IHSG Sore Ini Ditutup Menguat 0,95 Persen ke 5.439

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan berdasarkan data transaksi 2-4 Juni 2025, non residen tercatat jual neto sebesar Rp 4,48 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terdiri dari jual neto sebesar Rp 3,98 triliun di pasar saham dan Rp 5,69 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp 5,19 triliun di pasar SBN," ujar Denny dalam keterangannya Kamis, 5 Juni 2025.

img_title ISEF 2026 Perkuat Ekonomi Syariah, BI Catat Transaksi Rp3,16 Triliun

Denny menuturkan, premi risiko investasi (Credit Default Swaps/CDS) Indonesia lima tahun per 4 Juni 2025 turun menjadi 76,99 basis poin (bps).

Ilustrasi sedang Investasi

Photo :
  • pexels.com/Artem Podrez

img_title Cadangan Devisa RI Turun US$200 Juta, BI Ungkap Penyebabnya

"Premi CDS Indonesia 5 tahun per 4 Juni 2025 sebesar 76,99 bps, turun dibanding dengan 30 Mei 2025 sebesar 78,12 bps," jelasnya.

Adapun selama tahun 2025, berdasarkan data setelmen hingga 4 Juni 2025, non residen tercatat jual neto sebesar Rp 46,67 triliun di pasar saham dan Rp 19,34 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp 46,70 triliun di pasar SBN.

Gedung Bank Indonesia (tampak depan)

Photo :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," imbuhnya.

Rupiah melemah terhadap dolar AS (foto ilustrasi)

Dolar AS Nyaris Tembus Rp18.200, BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Makin Tertekan

Rupiah melemah 1,15 persen secara bulanan dan kurs JISDOR mencapai Rp18.183 per dolar AS. BI menyebut konflik Timur Tengah hingga sentimen MSCI menekan rupiah.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut