Ada Kabar Buruk dari Sony

Logo Sony.
Sumber :
  • Mint

Jakarta, VIVA – Raksasa teknologi asal Jepang, Sony, resmi menarik ponsel pintar (smartphone) terbaru mereka dari pasar dan mengalihkan fokusnya ke penjualan online.

img_title PlayStation Jadi Sorotan Usai Sejumlah Game Buatannya Hilang dari Daftar

Ponsel pintar terbarunya, Sony Xperia 1 VII, saat ini tidak tersedia di situs web Sony Finlandia dan mitranya, serta diperkirakan akan tetap tidak tersedia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sony mengonfirmasi bahwa Xperia 1 VII tidak akan dijual di Finlandia dan perusahaan fokus pada 'jaringan toko online untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih lancar bagi pelanggan'.

img_title Terungkap, Ini Alasan Jepang Akhiri Misi Pemadaman Karhutla di Indonesia

Sony mengatakan smartphone andalannya hanya tersedia di toko online milik mereka sendiri dan Amazon di beberapa negara Eropa, seperti dikutip dari situs GSM Arena, Selasa, 15 Juli 2025.

Kisah serupa terjadi di pasar Eropa lainnya. Toko online Sony tidak menjual Xperia 1 VII di sebagian besar negara Eropa - terkecuali Jerman dan Inggris Raya.

img_title Korea Utara Luncurkan 2 Proyektil Diduga Rudal Balistik ke Laut Jepang

Tampaknya, Sony memang sedang mengurangi bisnis ponsel pintarnya di pasar Eropa. Ditambah dengan masalah yang dialami Sony baru-baru ini dengan Xperia 1 VII di pasar asalnya, Jepang, hal ini menjadi pertanda buruk bagi masa depan ponsel Xperia.

"Xperia 1 VII tidak tersedia untuk pembelian langsung melalui Sony di Finlandia. Namun, kami terus memantau profitabilitas pasar dan permintaan pelanggan. Saat ini kami fokus pada saluran belanja online untuk memberikan proses pembelian yang lebih lancar kepada pelanggan. Saat ini, Xperia 1 VII dapat dibeli langsung dari toko online resmi Sony dan Amazon di beberapa pasar Eropa tertentu. Sony tetap berkomitmen untuk memenuhi semua kewajiban pemeliharaan dan peningkatan bagi pelanggan lama seperti biasa," demikian keterangan resmi Sony.

Ilustrasi cuaca panas.

Bukan Cuma di Pulau Jawa yang 'Panas Menyengat', Jepang Juga Alami Suhu Tak Biasa di Akhir Oktober

Tahun ini, otoritas cuaca Jepang mulai menggunakan istilah kokushobi, yang berarti hari dengan panas sangat menyiksa, untuk menggambarkan kondisi ketika suhu mencapai 40

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut