Heboh Beras Kemasan Premium Oplosan, Begini Ciri-cirinya
- ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
4. Berat tidak sesuai label
Salah satu temuan dari Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa banyak kemasan beras yang bertuliskan 5 kg, namun ketika ditimbang hanya sekitar 4,5 kg. Ini adalah praktik curang yang sering dilakukan oleh produsen nakal.
5. Cepat menguning atau berjamur
Beras yang cepat berubah warna menjadi kuning atau mengeluarkan bau tidak sedap dalam waktu singkat setelah dibuka kemungkinan besar sudah dicampur atau diawetkan secara tidak benar. Ini bisa menjadi pertanda beras tersebut adalah oplosan.
6. Lengket saat dimasak
Jika setelah dimasak beras terasa terlalu lengket atau mengandung terlalu banyak air meskipun sudah sesuai takaran, Anda patut curiga. Hal ini bisa terjadi jika beras dicampur dengan jenis lain yang memiliki kadar air tinggi atau telah lama disimpan.
Polisi menyegel gudang penyimpanan beras premium oplosan di Bekasi, Jawa Barat
- ANTARA FOTO/Risky Andrianto
7. Harga tidak masuk akal
Harga memang bisa bervariasi, tapi jika Anda menemukan beras dengan label "premium" dijual dengan harga sangat murah, itu bisa menjadi pertanda bahwa kualitasnya tidak seperti yang diklaim. Beras oplosan sering kali dijual murah untuk menarik minat konsumen.
Bagaimana Menghindari Beras Oplosan?
Untuk menghindari risiko membeli beras oplosan, berikut beberapa tips sederhana yang bisa Anda lakukan:
- Beli dari toko resmi, ritel modern, atau distributor terpercaya.
- Periksa izin edar, label kemasan, dan pastikan produk terdaftar di e-commerce atau situs resmi.
- Jangan tergiur harga murah yang tidak masuk akal.
- Jika memungkinkan, pilih beras dalam kemasan transparan agar Anda bisa melihat langsung bentuk dan warna butirannya.
Beras oplosan tidak hanya menipu konsumen dari segi ekonomi, tapi juga berpotensi membahayakan kesehatan. Menyadari pentingnya keamanan pangan, Anda perlu lebih waspada dalam memilih produk beras yang akan dikonsumsi. Kenali ciri-cirinya dan jangan mudah tergoda dengan harga murah. Ingat, kualitas bahan makanan adalah kunci untuk menjaga kesehatan keluarga Anda.
Jika Anda ragu dengan produk beras yang dibeli, jangan sungkan melaporkan ke pihak berwenang atau memeriksa daftar produk resmi yang dirilis oleh pemerintah. Tetap bijak dan selektif saat berbelanja demi keamanan pangan yang lebih baik.