7 Profesi Baru Ini Lahir Berkat AI, Gajinya Fantastis!
- Robotic Industries Association
Jakarta, VIVA – Di tengah kekhawatiran bahwa kecerdasan buatan atau AI akan menggantikan pekerjaan manusia, muncul fakta menarik bahwa teknologi ini justru membuka banyak peluang karier baru. Alih-alih hanya menghilangkan pekerjaan lama, AI juga melahirkan profesi-profesi baru yang sebelumnya tidak pernah ada dalam dunia kerja.
Seiring adopsi AI yang makin masif di berbagai sektor, mulai dari teknologi, kesehatan, hingga keuangan, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu mengelola, mengawasi, dan mengoptimalkan teknologi AI pun meningkat drastis.Â
Beberapa profesi ini bahkan tidak memerlukan latar belakang teknis yang mendalam, asalkan Anda memiliki keterampilan komunikasi, analisis, dan pemahaman etika yang baik. Berikut tujuh profesi baru yang muncul karena kehadiran AI.
Ilustrasi aktivitas / bekerja.
- vstory
1. Prompt Engineer
Profesi ini menjadi populer berkat kemajuan model AI generatif seperti ChatGPT dan Claude. Tugas seorang prompt engineer adalah menyusun instruksi atau pertanyaan (prompt) yang tepat agar AI memberikan respons yang optimal dan relevan.Â
Meski terkesan sederhana, profesi ini menuntut keterampilan berpikir kritis dan kemampuan berbahasa tingkat tinggi. Banyak perusahaan teknologi mulai membuka posisi ini dengan gaji yang sangat kompetitif.
2. AI Ethicist
AI tidak lepas dari isu bias, privasi, dan etika. AI ethicist bertugas memastikan bahwa sistem kecerdasan buatan dirancang dan digunakan dengan cara yang etis, transparan, dan bertanggung jawab. Mereka biasanya bekerja sama dengan tim hukum dan teknologi untuk mengembangkan panduan serta kebijakan penggunaan AI yang adil dan aman.
3. AI Trainer atau Data Annotator
Model AI memerlukan data berkualitas tinggi untuk bisa belajar dan bekerja dengan baik. AI trainer, atau sering juga disebut data annotator, bertugas melabeli, membersihkan, dan menyusun dataset agar bisa digunakan dalam proses pelatihan AI.Â
Peran ini sangat vital karena kualitas data menentukan kinerja akhir model AI. Di beberapa negara maju, pekerjaan ini bisa menghasilkan pendapatan yang cukup besar.
4. AI Auditor
AI auditor bertanggung jawab untuk menilai akurasi, keadilan, dan keamanan sistem AI yang sudah diterapkan. Mereka mencari celah atau potensi bias dalam algoritma, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan.Â