iBrite: Teknologi Telkom yang bikin Kompetitor Ketar-ketir

IBrite Telkom.
Sumber :
  • Dok. Telkom

Jakarta, VIVA – Dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan jaringan fiber optik, PT Telkom Akses (Telkom Akses) yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Integrated Design Center (TIDC) memanfaatkan aplikasi Integrated Broadband Infrastructure Design Center (iBrite) sebagai solusi utama dalam seluruh kegiatan perencanaan desain dan pendataan inventory jaringan fiber optik TelkomGroup.

img_title Genjot Transformasi Bisnis, Telkom Akses Targetkan Jadi Rujukan Infrastruktur Digital Nasional

iBrite dirancang untuk mendukung bisnis proses pembangunan jaringan fiber optik, mulai dari tahap perencanaan, deployment, hingga inventory. Aplikasi ini terintegrasi dengan platform penting, seperti GE SmallWorld, Integrated High Level Design (iHLD), Telco Management Project System (TOMPS), dan Unified Inventory Management (UIM), sehingga mampu menyajikan informasi lengkap dan akurat yang diperlukan untuk setiap proyek pembangunan jaringan fiber optik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Telkom Akses kini dapat memanfaatkan data yang dihasilkan oleh sistem ini sebagai dasar pengambilan keputusan strategis. Semua proyek baik yang baru, sedang berjalan, maupun yang sudah selesai dapat dimonitor secara real-time, lengkap dengan target harian, bulanan, hingga tahunan.

img_title Telkom Pastikan Konektivitas Digital NTT Pascagempa Telah Pulih 100 Persen

iBrite dilengkapi dengan berbagai fitur utama yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional, di antaranya Project Tracking yang berfungsi untuk memantau kemajuan proyek secara menyeluruh, Cost Detail yang dapat memantau detail biaya yang transparan untuk setiap proyek, Network Inventory yang memberikan informasi lengkap terkait data aset dan material, Risk Assessment Design yang mitigasi risiko desain, Status Go Live yang dapat memberikan status readiness alat produksi Telkom, serta FO Cut Tracking yang dapat mengidentifikasi titik lokasi gangguan FO.

iBrite tidak hanya menghadirkan fitur-fitur utama, tetapi juga memperkenalkan inovasi terbaru guna meningkatkan kinerja monitoring dan rekomendasi jaringan, seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 31 Juli 2025.

img_title Satelit Telkomsat Dioptimalkan Untuk 17 Titik Daerah Terdampak Gempa NTT

Inovasi terbaru tersebut mencakup Homepass Concept yang dapat memberikan informasi coverage area dari ODP (Optical Distribution Point) terdekat, Available Connectivity Recommendation yang merekomendasikan konektivitas optimal antara dua titik lokasi, Fiber Potential Recommendation yang memberikan rekomendasi jalur baru dengan memanfaatkan infrastruktur fiber optik yang sudah ada.

Dengan sistem yang terintegrasi dan fitur-fitur inovatif, iBrite menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung operasional TelkomGroup, khususnya pada bidang desain dan data inventori jaringan. Implementasi sistem ini juga dapat mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan setiap proyek berjalan tepat waktu dan sesuai target.

Kepala BGN Sudaryono

Bos BGN Benarkan Kantornya Bakal Pindah ke Graha Merah Putih Telkom

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono buka suara soal isu yang beredar bahwa kantor BGN akan pindah ke Graha Merah Putih milik PT Telkom Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut