Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen Diragukan, Begini Penjelasan Kepala BPS

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 30 April 2025
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

VIVA – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti angkat bicara soal para ekonom yang meragukan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 mencapai 5,12 persen secara tahunan alias year-on-year (yoy). 

img_title Pemprov Bocorkan Sejumlah Faktor Turunnya Angka Kemiskinan di DKI: Jakarta Berada di Bawah 4 Persen

Amalia menjelaskan, pihaknya berpegang pada standar internasional dalam mengeluarkan data. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kan ada standar internasional," kata Amalia kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Agustus 2025.

img_title Dunia Hadapi Ketidakpastian, Ekonomi Global Diproyeksi Tumbuh 3,4 Persen di 2027

Amalia memastikan data pendukung yang dipegang BPS terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mantap.

"Data-data pendukungnya sudah oke. Sudah semua, (data) pendukungnya sudah mantaplah itu," jelas dia. 

img_title Belanja APBN Kuartal IV 2026 Tembus Rp1.300 Triliun, Menkeu Ungkap Fokus Pemerintah

Sebelumnya diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Neraca dan Analisis Wilayah, Moh. Edy Mahmud melaporkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 mencapai sebesar 5,12 persen secara tahunan alias year-on-year (yoy), atau tumbuh 4,04 persen secara kuartalan atau quarter-to-quarter (qtq).

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 itu tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2024 lalu, yang sebesar 5,05 persen (yoy). Secara kuartalan, realisasi kuartal II-2025 ini juga lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2025, yang hanya sebesar 4,87 persen (yoy).

"Sehingga apabila dibandingkan dengan kuartal II-2024, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tumbuh 5,12 persen secara year-on-year," kata Edy dalam konferensi pers, Selasa, 5 Agustus 2025.

"Dan apabila dibandingkan dengan kuartal I-2025 atau secara quarter-to-quarter (qtq), maka pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tumbuh 4,04 persen," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edy menambahkan, perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II-2025 atas dasar harga berlaku, tercatat mencapai Rp 5.947 triliun.

Sementara jika berdasarkan harga konstan mencapai Rp 3.396,3 triliun. "Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2025 bila dibandingkan dengan kuartal II-2024 tumbuh sebesar 5,12 persen (yoy)," ujarnya.

Ilustrasi Analisis Tren Pasar

Tren Pembiayaan AI dan Maraknya Merger-Akuisisi Dongkrak Investasi Perbankan di ASEAN

Aktivitas bisnis dan pasar modal di ASEAN kini terus-terusan meningkat, didorong oleh transaksi merger dan akuisisi serta kebutuhan pendanaan perusahaan.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut