Cadangan Devisa RI Capai US$152 Miliar di Akhir Juli 2025

Gedung Bank Indonesia (tampak depan)
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

Jakarta, VIVA – Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia sebesar US$152,0 miliar di akhir Juli 2025, dan memastikan bahwa posisi itu masih tetap tinggi terjaga.

img_title Tumbuh 23,7 Persen, Purbaya Laporkan Penerimaan Pajak Capai Rp 1.224,3 Triliun di Juli 2026

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, hal itu antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan, kebijakan pada kedua aspek itu merupakan respons Bank Indonesia, dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.590 usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026 dan Ancaman Iran soal Infrastruktur Minyak di Teluk

"Posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2025 setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah," kata Ramdan dalam keterangannya, Kamis, 7 Agustus 2025.

Ilustrasi Wisatawan Mancanegara

Photo :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

img_title Cadangan Devisa di Akhir Agustus 2026 Capai US$146 Miliar, Bos BI Ungkap Kapasitasnya untuk Perkuat Rupiah

"Serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," ujarnya.

BI sendiri menilai bahwa cadangan devisa itu akan mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 

Bank Sentral memandang, posisi cadangan devisa juga harus memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal, yang sejalan dengan prospek ekspor yang tetap terjaga.

Hal itu juga harus beriringan dengan neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus, serta persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil investasi yang menarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mata uang Dolar AS

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

"Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.

IHSG

IHSG Kembali Menguat Pagi Ini, Pasar Menanti Arah The Fed dan Data Cadangan Devisa

IHSG pagi hari ini dibuka menguat sebesar 0,28% ke level 6.210,42. Investor mencermati cadangan devisa Indonesia dan risalah The Fed yang terbit dini hari.

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut