AI Bukan Lagi Pilihan

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).
Sumber :
  • freepik.com/freepik

Jakarta, VIVA — Dalam satu dekade terakhir, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah berevolusi dari sekadar teknologi pendukung menjadi salah satu pilar utama transformasi bisnis.

img_title Terlalu Sering Mengandalkan AI? 6 Kemampuan Ini Bisa Perlahan Melemah Tanpa Disadari

Di berbagai sektor, AI membantu perusahaan mengotomatisasi proses yang kompleks, memprediksi tren pasar, memberikan rekomendasi berbasis data, hingga menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemampuannya untuk memproses dan menganalisis data dalam jumlah masif dalam waktu singkat telah mendorong percepatan pengambilan keputusan dan efisiensi operasional di tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

img_title AI Memberi Guru Ruang untuk Bereksperimen Belajar Siswa

Namun, di balik peluang yang begitu besar, penerapan AI juga membawa tantangan yang tidak kalah penting. Semakin banyak data yang dikelola, semakin tinggi pula risiko terhadap keamanan informasi dan privasi.

Infrastruktur digital yang belum matang, kebijakan tata kelola data yang lemah, hingga potensi bias algoritma menjadi isu-isu yang perlu diantisipasi.

img_title Menbud Fadli Zon: Pemanfaatan AI Tetap Mengedepankan Pendekatan Human-Centered

Pertanyaannya kini bukan hanya bagaimana memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga bagaimana melakukannya secara aman, etis, dan berkelanjutan.

Inilah konteks yang melatarbelakangi PT Intikom Berlian Mustika menggelar Intikom LeadX Conference 2025 pada Selasa, 19 Agustus 2025 di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat.

Mengusung tema “Leveraging AI for Business Productivity and Data Resilience”, forum ini dirancang untuk menjadi titik temu para pemimpin bisnis dan praktisi teknologi yang ingin mengoptimalkan manfaat AI sekaligus memastikan ketahanan dan keamanan data tetap terjaga.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, jaringan 170+ service points, 700+ karyawan, dan lebih dari 700 pelanggan aktif, Intikom memahami bahwa teknologi hanyalah alat — yang menentukan hasil akhirnya adalah bagaimana teknologi tersebut diintegrasikan ke dalam strategi bisnis.

LeadX 2025 menjadi wadah untuk membahas hal ini dari berbagai perspekti, yakni bisnis, teknologi, keamanan, dan regulasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang membangun, di mana ide dan pengalaman dapat dipertukarkan untuk menciptakan masa depan bisnis yang produktif, aman, dan tangguh," ungkap Agus Susanto, CEO Intikom.

Dengan mengedepankan sinergi antara inovasi dan keamanan, LeadX 2025 diharapkan menjadi momen penting untuk menyatukan visi bisnis dan teknologi di era AI — mendorong kolaborasi lintas industri demi membangun ekosistem digital yang berkelanjutan di Indonesia.

Ilustrasi AI

Bukan Sekadar Tren Teknologi, AI Kini Mulai Menarik Perhatian

Investasi AI meningkat seiring kebutuhan bisnis terhadap otomatisasi dan komputasi. Kenali alasan investor melirik AI, peluang industri, serta tantangan biaya, energi.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut