Dibuka Menguat, IHSG Cenderung Datar Meski Bursa Asia-Pasifik Lesu

Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • VIVA

Jakarta, VIVA – IHSG dibuka menguat 15 poin atau 0,20 persen di level 7.951 pada pembukaan perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025.

img_title IHSG Ditutup Meroket 5,65 Persen ke 5.278,89, Nilai Transaksi Tembus Rp25 Triliun

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG masih berpotensi mendatar (sideways) pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpotensi bergerak sideways hari ini di range 7.900-7.970," kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 28 Agustus 2025.

img_title IHSG Bangkit Tembus 5.000, Saham Bank dan Teknologi Pimpin Penguatan

Ilustrasi papan saham IHSG.

Photo :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Bursa saham Asia-Pasifik mayoritas melemah pada Rabu kemarin, setelah Wall Street menguat pada Selasa hari sebelumnya. Pasar saham India juga akan menjadi fokus seiring berlakunya tarif AS.

img_title IHSG Bangkit dari Level 4.900-an, Saham Bank Mandiri hingga Adaro Pangkas Koreksi 5 Persen

India saat ini menghadapi tarif tambahan hingga 50 persen untuk ekspor ke AS, setelah pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, meningkatkan ancaman tarif sebagai tanggapan atas impor energi Rusia yang substansial.

Di sisi lain, Wakil Presiden AS, JD Vance menyebut, Rusia telah membuat “konsesi signifikan” untuk mendorong negosiasi damai dalam perang yang telah berlangsung lebih dari 3,5 tahun. 

Namun, Ukraina terus meningkatkan serangan. Serangan drone pada Minggu lalu memicu kebakaran besar di terminal ekspor bahan bakar Ust-Luga, serta melumpuhkan kilang Novoshakhtinsk yang memiliki kapasitas produksi sekitar 100.000 barel per hari.

Meski ada ancaman gangguan pasokan dari Rusia, pasar juga dipengaruhi oleh pembatalan pemangkasan produksi OPEC+ yang justru menambah jutaan barel minyak ke pasar global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,30 persen, sedangkan Topix turun 0,07 persen. Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,25 persen, dan Kosdaq naik tipis 0,01 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,28 persen, dan Hang Seng Hong Kong melemah 1,27 persen.

"Support IHSG berada di level 7.850-7.900 sementara resist IHSG di rentang 7.970-8.000," ujarnya.

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

IHSG Dibuka Menghijau, Naik 0,61 Persen ke Level 5.310 Pagi Ini

IHSG dibuka naik 0,61 persen ke level 5.310 pada Rabu pagi hari ini, 21 Oktober 2026, melanjutkan penguatan setelah melonjak 5,65 persen pada perdagangan sebelumnya.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut