Anindya Bakrie Targetkan Perdagangan RI-India Tembus US$50 Miliar

Ketum Kadin, Anindya Bakrie; Dubes India untuk RI, Sandeep Chakravorty
Sumber :
  • [Istimewa]

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menerima audiensi dengan Dubes India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, guna membahas perkembangan sejumlah working group yang telah disepakati kedua negara, dalam gelaran 'CEO Forum Indonesia-India' pada Januari 2025 lalu.

img_title Ikut Langsung di Kolam, Anindya Bakrie Soroti Semangat Perenang Lansia di 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026

Sejumlah sektor yang menjadi fokus tindak lanjut RI-India misalnya seperti sektor manufaktur, kesehatan, teknologi, dan lain sebagainya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi di sini bersama Pak Dubes, kita lihat di mana progress-nya. Mana yang masih belum jalan, apa yang mesti dilakukan," kata Anin di The Convergence Indonesia Epicentrum, Jakarta Selatan, dikutip Jumat, 29 Agustus 2025.

img_title Berdesakan di Festival Keagamaan di India, 17 Orang Tewas

Anindya Bakrie at MKI - RI-Peru

Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Selain itu, pertemuan ini juga sebagai langkah persiapan kemungkinan kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi ke Indonesia, yang direncanakan pada awal tahun depan. 

img_title Pesawat Air India Alihkan Penerbangan usai Pilot Kirim Kode Pembajakan

"Jadi kita mesti siapin, karena perekonomian India dan Indonesia ini banyak kerja sama yang mesti dilakukan," ujar Anin.

Dia pun membeberkan besarnya potensi perdagangan RI-India, dengan total nilai perdagangan terkini kedua negara yang mencapai sekitar US$30 miliar. Dimana ekspor Indonesia ke India tercatat sebesar US$23 miliar, berbanding dengan impor dari India yang hanya sebesar US$7 miliar.

"Targetnya mendapatkan angka ke US$A50 miliar dalam waktu yang dekat," ujarnya.

Di sisi lain, Dubes India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menilai, tantangan utama hubungan kedua negara adalah menerjemahkan kedekatan diplomatik menjadi aktivitas ekonomi nyata. 

"Kita adalah sahabat baik, tantangannya adalah bagaimana persahabatan itu diterjemahkan dalam kegiatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja di Indonesia dan India, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Sandeep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan, dalam konteks geopolitik global yang penuh ketidakpastian, kerja sama Indonesia-India menjadi semakin relevan.

"India punya 1,4 miliar penduduk, Indonesia hampir 300 juta, dengan pendapatan yang terus meningkat. Pasar kita sendiri sangat besar. Jadi sebaiknya kita saling memanfaatkan pasar masing-masing, bukan hanya bergantung pada pasar tradisional," ujarnya.

Ilustrasi kecelakaan

Truk di India Tabrak Kerumunan Peziarah, 15 Orang Tewas-27 Luka

Sebuah truk menabrak kerumunan peziarah dekat sebuah kuil di Kota Gwalior, India dan menewaskan 15 orang serta melukai 27 lainnya pada Sabtu malam, (17/10/2026)

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut